Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Banjir Jakarta, Anies Andalkan 562 Unit Pompa

Anies berkata Jakarta telah mempersiapkan diri menghadapi musim penghujan, salah satunya dengan memperbanyak infrastruktur penunjang seperti 562 unit pompa.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  13:48 WIB
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Aliran Timur terus memantau aliran air di Stasiun Pompa Ancol, Jakarta Utara, Rabu (8/1/2020), menyusul pernyataan BMKG yang memperkirakan daerah pesisir Jakarta Utara akan terkena banjir rob. - Antara
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Aliran Timur terus memantau aliran air di Stasiun Pompa Ancol, Jakarta Utara, Rabu (8/1/2020), menyusul pernyataan BMKG yang memperkirakan daerah pesisir Jakarta Utara akan terkena banjir rob. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berbenah menyusul semakin dekatnya masa-masa musim penghujan. Untuk mengantisipasi terjadinya banjir, Gubernur DKI Jakarta berkata pihaknya telah menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang seperti 562 unit pompa.

Di antara infrastruktur tersebut, misalnya, adalah 487 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi serta 10 pompa mobile berkapasitas 400 liter per detik yang dipasang di titik-titik prioritas. Titik prioritas antara lain adalah daerah Kali Betik, Muara Angke dan Teluk Gong.

Anies juga berkata Pemprov telah menyiapkan 65 unit pompa apung berkapasitas 50 liter per detik yang disebar ke 5 wilayah, serta program gerebek lumpur yang mulai digalakkan sejak awal bulan ini. Dengan demikian total unit pompa yang disiapkan untuk mengantisipasi banjir di Jakarta sebanyak 562 unit.

"Pemprov DKI Jakarta terus bersiap untuk menghadapi musim penghujan yang menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan berlangsung mulai akhir Oktober," sambung Anies lewat unggahan media sosial, Sabtu (17/10/2020).

Melalui unggahannya, Anies juga mengundang partisipasi publik. Partisipasi warga, kata dia, terutama dibutuhkan untuk menghindari penumpukan sampah yang dapat memicu bertambahnya genangan air.

"Anda juga bisa ikut kontribusi mencegah banjir Jakarta dengan turut memantau dan memastikan saluran di depan rumahm masing-masing lancar," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta pompa air
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top