Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RTH DKI Baru 9,98 Persen, Pansus Banjir: Mustahil Genangan Hilang dalam 6 Jam

sumur resapan yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru tersedia 1.772 dari 1,8 juta titik yang ditargetkan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 11 November 2020  |  15:25 WIB
Foto aerial ruang terbuka hijau di Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Foto aerial ruang terbuka hijau di Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta Zita Anjani membeberkan Ruang Terbuka Hijau atau RTH yang dimiliki Ibu Kota baru mencapai 9,98 persen.

Angka tersebut masih terpaut jauh dari target RTH yang dipatok sebesar 30 persen.

“Saya yakin Pemprov tahu Ruang Terbuka Hijau kita hanya 9,98 persen, padahal yang dibutuhkan untuk menyerap air di Ibu Kota sebesar 30 persen,” kata Zita melalui keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Di sisi lain, Zita mengatakan, sumur resapan yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru tersedia 1.772 dari 1,8 juta titik yang ditargetkan.

“Tentu itu hal yang mustahil untuk menghilangkan genangan dalam 6 jam,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bencana banjir tidak bakal terhindarkan jika curah hujan di wilayah Ibu Kota berada di atas 100 milimeter (mm) per hari. Hal itu terkait dengan fenomena La Nina pada akhir 2020.

Pendapat itu diutarakan Anies saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Lapangan Jakarta International Container Terminal (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (4/11/2020) pagi.

“Sistem drainase kota Jakarta memiliki ambang batas, rata-rata memiliki kapasitas maksimal untuk menampung 100 mm hujan per hari. Rata-rata, ada yang 50 mm, ada 70 mm, ada 120 mm, ada 150 mm tergantung kawasannya. Tapi rata-rata sekitar 100 mm,” kata Anies.

Anies mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mesti memastikan tidak ada bencana banjir jika curah hujan berada di bawah 100 mm.

“Di sisi lain apabila curah hujan berada di atas 100 mm, seperti pada awal tahun ini di bulan Januari kita mengalami curah hujan sebesar 377 mm per hari. [Atau] 3,7 kali lipat dari kapasitas yang dimiliki sehingga mau tidak mau air akan tergenang, terjadilah banjir,” ujar Anies.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan genangan air dapat surut dalam waktu kurang dari enam jam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta anies baswedan rth sumur resapan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top