Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.165 Orang

Dari jumlah total kasus positif sebanyak 118.627 kasus itu, sebanyak 92,0 persennya atau sebanyak 109.181 pasien, dinyatakan sembuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 November 2020  |  05:44 WIB
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.165 Orang
Puluhan warga 02 Pinangsia dan pekerja hiburan malam Kompleks Kota Indah menjalani tes usap untuk mendeteksi Virus Corona di lokasi tempat hiburan di Jakarta, Kamis (23/7/2020). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Pertambahan konfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Jakarta, Minggu (15/11/2020), sebanyak 1.165 orang sehingga totalnya dari 117.462 menjadi 118.627 kasus.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, di Jakarta, Minggu (15/11/2020)  dari jumlah total kasus positif sebanyak 118.627 kasus itu, sebanyak 92,0 persennya atau sebanyak 109.181 pasien, dinyatakan sembuh.

Tingkat kesembuhan tersebut, setelah ada tambahan 972 orang pasien sembuh sehingga total menjadi 109.181 orang di Jakarta atau naik dari sebelumnya sebanyak 108.209 orang.

Dari jumlah total kasus positif sebanyak 118.627 orang tersebut, terdiri 6.998 orang  masih dirawat/diisolasi, serta 2.448 orang meninggal dunia atau 2,1 persen.

Pertambahan kasus positif sebanyak 1.165 orang, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Sabtu, 14 November 2020 sebanyak 908 kasus, dan sisanya sebanyak 257, hasil pemeriksaan di dua laboratorium swasta pada tiga hari terakhir.

Sampai dengan Sabtu (14/11/2020) itu, sudah ada 1.861.882 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak Covid-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 58 laboratorium.

Dari jumlah tes di atas, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" Covid-19 selama sepekan terakhir di Jakarta, tercatat di angka 10,1 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan tidak lebih dari lima persen sehingga terkategori kawasan aman.

Dengan demikian, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 hingga saat ini tetap 8,3 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top