Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapolda Metro Jaya Dengar Kabar Beberapa Peserta Acara FPI Sakit

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran menuturkan pihaknya masih terus melakukan penelusuran kontak erat Covid-19 di klaster kerumunan tersebut.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 26 November 2020  |  17:45 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) didampingi Kasdam Jaya Birgjen TNI M Soleh Mustafa (kanan) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono (kiri) meninjau kegiatan rapid test di Gelanggang Remaja Tebet, Kota Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020). - Antara
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) didampingi Kasdam Jaya Birgjen TNI M Soleh Mustafa (kanan) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono (kiri) meninjau kegiatan rapid test di Gelanggang Remaja Tebet, Kota Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran bercerita dirinya mendengar ada sejumlah orang sakit setelah terlibat dalam kerumunan Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020).

Fadil menuturkan pihaknya masih terus melakukan penelusuran kontak erat Covid-19 di klaster kerumunan tersebut.

“Hari Jumat [besok] nanti kita akan lakukan lagi di sana, mudah-mudahan yang sakit bisa sembuh karena saya dengar ada beberapa yang sakit,” kata Fadil saat sowan ke pimpinan DPRD DKI Jakarta pada Kamis (26/11/2020).

Menurut dia, klaster kerumunan itu menjadi pelajaran beharga bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan. “Saya sudah melakukan pencegahan-pencegahan keras kalau nanti masih ada yang berkerumun pasti akan saya tindak tegas, demi kesehatan masyarakat Jakarta agar ekonomi bisa bergerak, saya pasti akan lakukan langkah-langkah terukur yang tegas dan keras,” kata dia.

Kementerian Kesehatan mencatat setidaknya ada 80 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pelacakan peserta kerumunan kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

Mereka adalah masyarakat yang menghadiri penjemputan, Maulid Nabi di Tebet, dan acara pernikahan di Petamburan.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhammad Budi Hidayat menyebutkan dari hasil testing dan tracing sampai 19 November 2020, berdasarkan hasil pemeriksaan PCR ditemukan di Tebet 50 kasus positif, dan Petamburan 30 kasus.

“Sementara itu di Megamendung 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan,” ungkapnya, Minggu (22/11/2020).

Atas adanya kerumunan acara keagamaan dan pernikahan, Kemenkes mengimbau orang yang telah mengikuti acara tersebut dan kontak erat agar melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Apabila bergejala juga diminta segera melakukan pemeriksaan.

“Bagi yang tidak bisa isolasi di rumah pemerintah juga sudah menyiapkan karantina mandiri di Wisma Atlet. Kalau bergejala, segera kunjungi puskesmas terdekat untuk tes PCR,” imbuhnya


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi kapolda metro jaya Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top