Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Anies: 24 Persen Pasien Covid-19 yang Dirawat di Faskes DKI Warga Bodetabek

Ketersediaan tempat tidur isolasi hanya menyisakan 14 persen.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  05:22 WIB
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa sebanyak 24 persen pasien Covid-19 yang dirawat di fasilitas kesehatan (faskes) DKI adalah warga Bodetabek dan luar Jabodetabek.

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya konsolidasi lintas sektoral dan integral dengan daerah sekitar Jakarta guna menanggulangi laju penyebaran Covid-19.

 “Di Jakarta ini ada suasana di mana warga merasakan bahwa ada yang mengkhawatirkan terhadap penyebaran Covid-19, sehingga itu akan meningkatkan kewaspadaan kita. Dan kami berharap, suasana ini juga dirasakan warga di luar Jakarta, sehingga tanggung jawab untuk menanggulangi dan mencegah paparan Covid-19 dapat dilakukan bersama-sama,” kata Anies, Minggu (24/1/2021).

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga tanggal 8 Februari 2021.

Perpanjangan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) No. 51 Tahun 2021 terkait Perpanjangan Pemberlakuan Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, pada Minggu (24/1/2021), ketersediaan tempat tidur isolasi hanya menyisakan 14 persen dengan rincian tempat tidur isolasi sebanyak 8.055 tempat tidur, dan telah terisi sebanyak 6.954 tempat tidur.

Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta  berencana menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur, sehingga total nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.

Adapun, kapasistas unit perawatan intensif (ICU) nyaris penuh. Saat ini, 84 persen dari kapasitas sudah terisi.

Jumlah termpat tidur ICU 1.097 unit,  dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU.

“Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” tukasnya.

Dalam dua pekan terakhir, kasus katif Covid-19 di DKI Jakarta masih tinggi. Pada 11 Januari 2021 sebanyak 17.946 dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di 208.583 kasus.

Sedangkan, per tanggal 24 Januari 2021, jumlah kasus aktif meningkat sebesar 34 persen menjadi 24.224, dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 249.815 kasus.

“Jumlah kasus aktif sebesar 24.224 ini melampaui dari titik tertinggi kasus aktif yang ada di Jakarta. Ini merupakan pesan kepada kita semua bahwa pandemi belum berakhir,” ucap Widyastuti.

Sementara, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 221.567 dengan tingkat kesembuhan 88,7 persen, dan total 4.024 orang meninggal dunia  akibat Covid-19 dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan Covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top