Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov DKI Laporkan Genangan di Sejumlah Area Sudah Surut

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan pada 12.00 WIB tersisa 113 rukung warga atau RW yang masih mengalami genangan pascahujan ekstrem semalam.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  14:38 WIB
Hujan deras sejak malam menyebabkan banjir di Jl. Kapten Tandean, Mampang Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Sejumlah kawasan lain turut tergenang di sekitar Mampang Prapatan seperti Pasar Mampang hingga Kemang - Bisnis.com/Rayful Mudassir.
Hujan deras sejak malam menyebabkan banjir di Jl. Kapten Tandean, Mampang Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Sejumlah kawasan lain turut tergenang di sekitar Mampang Prapatan seperti Pasar Mampang hingga Kemang - Bisnis.com/Rayful Mudassir.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaporkan genangan akibat hujan ekstrem sejak Jumat (19/2/2021) malam di sejumlah titik di wilayah Ibu Kota telah surut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan pada 12.00 WIB tersisa 113 rukung warga atau RW yang masih mengalami genangan pascahujan ekstrem semalam. Sebelumnya, hingga Sabtu (20/2/2021) 09.00, Pemprov DKI Jakarta melaporkan ada 187 RW yang terdampak.

"Jadi statusnya sekarang tinggal 113 RW yang masih ada genangannya," ujarnya kepada awak media ketika meninjau posko pengungsi.

Anies berharap siang ini jumlah area yang pulih dari genangan itu bisa meningkat signifikan. Pasalnya, dia menilai dalam 3 jam saja telah banyak wilayah yang sudah pulih.

"Insyallah ada waktu surut. Prioritas kami adalah keselamat semua dan setiap warga Jakarta," jelas dia.

Sebelumnya, Gubernur Anies melaporkan wilayah Ibu Kota dilanda hujan dengan intensitas ekstrem sejak  Jumat (19/2/2021) malam. Dia memerinci, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di DKI sejak semalam bahkan mencapai 226 milimeter (mm) per hari.

Menurutnya, dalam pembagian skala, intensitas hujan lebat mencapai 100 mm, kemudian hujan sangat lebat pada 100 mm-150 mm, sedangkan di atas 150 mm masuk kategori hujan ekstrem.

"Curah hujan sampai 226 mm, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim sampai 176 mm, Lebak Bulus 154 mm, semua angka di atas 150 adalah kondisi ekstrem," jelasnya kepada awak media.

Anies mengatakan hujan lebat dengan intensitas di atas 100 mm per hari terjadi di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, jelas dia, kapasitas drainase di Ibu Kota hanya mampu mengantisipasi hukan dengan kisaran 50 mm-100 mm.

"Bila terjadai hujan di atas 100 mm per hari, maka pasti terjadi genangan karena memang kapasitasnya terbatas sampai 100 mm," jelas dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta dki jakarta Anies Baswedan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top