Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD DKI Minta Alokasi Vaksin untuk Keluarganya, Ini Kata Wagub

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi pengajuan dari DPRD DKI Jakarta untuk mengalokasikan 500 dosis vaksin kepada angggota keluarganya.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  19:14 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat disambangi awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat disambangi awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan prioritas pemberian vaksin Covid-19 tidak diberikan kepada anggota keluarga. Saat ini, program vaksin masih diarahkan kepada kelompok masyarakat prioritas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Ariza menyusul adanya pengajuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta untuk mengalokasikan hampir 500 dosis vaksin kepada angggota keluarga mereka.

“Kita harus prioritaskan tenaga kesehatan, teman-teman wartawan, profesi yang banyak berinteraksi dengan masyarakat, pedagang pasar, bukan keluarga kita,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Dengan demikian, menurut Ariza, anggota keluarga anggota dewan ataupun pejabat publik lainnya tidak diprioritaskan menerima vaksin Covid-19. Dia menyarankan anggota keluarga tersebut untuk tetap berada di rumah.

“Pokoknya profesi yang berinteraksi dengan masyarakat banyak itu yang jadi prioritas,” tuturnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tengah mengajukan jatah vaksinasi Covid-19 bagi keluarga mereka kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Pengajuan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik seiring desakan dari anggota dewan di Kebon Sirih beberapa waktu lalu.

“Baru mau diajukan, kemarin atas permintaan kawan-kawan kita ajukan,” kata Taufik saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Taufik mengatakan alokasi vaksin bagi anggota dewan dan keluarganya hanya mencapai 300 sampai 500 dosis. Angka itu diperoleh dengan asumsi satu anggota dewan memiliki tiga hingga lima orang anggota keluarga. Di sisi lain, jumlah anggota dewan sebanyak 106 orang.

“Kan kalau kita divaksin, kita kan berhubungan dengan masyarakat, kita pulang ke rumah bagaimana? Kan sedikit, paling banyak 500 dosis ” tutur Taufik.

Adapun proses vaksinasi Covid-19 bagi anggota DPRD DKI telah dimulai sejak Selasa (2/3/2021) kemarin. Program vaksinasi itu juga ditujukkan kepada PNS, Karyawan dan petugas lain di lingkungan DPRD DKI Jakarta.

“Sudah mulai kemarin, jadwalnya selesai sampai 4 apa 5 hari, jenis vaksin yang digunakan Sinovac,” kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Pemprov DKI Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top