Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini: Berikut Rapor Anies Tangani Covid-19

Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu, artinya target untuk Jakarta minimum 10.645 orang dites per minggu.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 02 Agustus 2021  |  15:30 WIB
Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kondisi penyebaran Virus Corona di Ibu Kota mulai melandai. Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kondisi penyebaran Virus Corona di Ibu Kota mulai melandai. Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan adanya penurunan kasus aktif Covid-19 yang signifikan selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di Ibu Kota sejak 3 Juli 2021.

Dia mengatakan, penurunan kasus aktif itu mencapai di posisi 100 ribu orang dalam kurun waktu satu bulan pelaksanaan PPKM Level 4 tersebut.

Di sisi lain positivity rate turun di posisi 15 persen setelah sempat berada di angka 45 persen pada pertengahan Juli lalu.

“Ini bukti konkret bahwa pembatasan mobilitas yang dikerjakan kemarin efektif. Mari kita teruskan saya mengajak semua untuk jangan kendor, ini belum selesai,” kata Anies akhir pekan lalu di Polda Metro Jaya.

Kendati demikian, Anies menegaskan, pihaknya bakal tetap melakukan pengetatan mobilitas masyarakat melalui kewajiban setiap pelaku perjalanan antar ruang untuk menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19.

Sekalipun ada pelonggaran level PPKM, Anies menegaskan, dirinya bakal tetap mengetatkan syarat pelaku perjalanan lewat mekanisme vaksinasi tersebut.

“Jadi alasan bahwa tidak bisa vaksin itu kalau untuk Jakarta agak sulit diterima alasan itu. Karena anda bisa akses di mana saja,” kata Anies.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Minggu (1/8/2021), jumlah kasus aktif di DKI Jakarta sebanyak 15.884 orang. Saat itu, jumlah kasus aktif mengalami penurunan atau telah dinyatakan sembuh sebanyak 1.966 orang. Sedangkan jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 817.354 orang.

Dari jumlah total kasus positif itu, orang yang dinyatakan sembuh sebanyak 789.261 orang dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen dan total 12.209 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.

Pengendara menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) kepada petugas di pos penyekatan pembatasan mobilitas masyarakat pada PPKM Darurat di wilayah perbatasan menuju Jakarta di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, Jumat (9/7/2021). Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) selama PPKM Darurat untuk bisa melintasi penyekatan masuk ke wilayah Jakarta kepada pekerja sektor esensial, kritikal, serta perorangan dengan kebutuhan mendesak. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

BOR

Berangkat dari data itu, Anies mengatakan, tingkat keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di setiap fasilitas kesehatan relatif senggang jika dibandingkan dengan kenaikan kasus bulan lalu.

Saat itu, keterpakaian tempat tidur sempat melewati batas kapasitas hingga pasien mengantri di selasar rumah sakit.

“Keterpakaian tempat tidur rumah sakit itu 95 persen di pertengahan Juli, sekarang sudah 70 persen. Aman bila di bawah 60 persen. Jadi kita ingin semuanya jangan kendor,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta mencatat tingkat keterisian di ruang ICU sempat mencapai 94 persen dari kapasitas 1.546 tempat tidur yang tersedia per 17 Juli 2021 lalu.

Artinya, tercatat 1.447 pasien yang mendapatkan perawatan intensif pada masa akhir PPKM Darurat berlangsung.

Sementara itu, tingkat keterpakaian tempat tidur isolasi berada di angka 89 persen dari kapasitas tersedia sebanyak 11.609 unit. Artinya, terdapat 10.281 pasien yang mendapat perawatan di ruang isolasi tersebut.

Kurva Melandai

Berdasarkan catatan Bisnis, sinyal pelandaian kurva Covid-19 di Ibu Kota mulai terlihat dari laporan Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Senin (19/7/2021) malam. Laporan itu mencatat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5.000 pasien.

Laporan itu sekaligus menunjukkan adanya pelandaian awal kurva Covid-19 yang relatif ekstrem setelah lonjakan kasus pada pertengahan Juni 2021.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, laporan itu berasal dari pemeriksaan 28.653 spesimen kepada 18.624 orang.

“Sebanyak 18.624 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 5.000 positif dan 13.624 negatif,” kata Dwi melalui keterangan resmi, Senin (19/7/2021).

Pedagang kopi keliling melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kondisi penyebaran Virus Corona di Ibu Kota mulai melandai. Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Dwi menerangkan, tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bergerak fluktuatif.

Sebanyak 12 persen dari 5.000 kasus positif adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 476 kasus adalah anak usia 6 - 18 tahun dan 142 kasus adalah anak usia 0 - 5 tahun. Sedangkan, 3.766 kasus adalah usia 19 - 59 tahun dan 616 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

Di sisi lain, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 213.163 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 464.838 per sejuta penduduk,” kata dia.

Adapun, jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 7.932 kasus, sehingga jumlah kasus aktif saat itu sebanyak 100.796 pasien.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan Covid-19 PPKM Darurat
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top