Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tender Gagal, Bisakah Fomula E Jakarta Terlaksana Sesuai Jadwal?

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara terkait tender proyek sirkuit Formula E yang gagal.
Laga Formula E di jalanan kota Paris, Prancis pada Sabtu (27/4/2019)./Reuters
Laga Formula E di jalanan kota Paris, Prancis pada Sabtu (27/4/2019)./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria optimistis ajang balap mobil listrik, Formula E di Ancol, Jakarta Utara tetap terlaksana sesuai jadwal pada 4 Juni 2022 meski tender proyek tersebut gagal.

"Tentu harus optimis karena optimis itu menghadirkan energi positif yang baik," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Riza menyerahkan sepenuhnya proses pembangunan lintasan Formula E Jakarta hingga terselenggarannya balapan kepada panitia penyelenggara. Pihaknya hanya memberikan dukungan hingga doa demi terselenggarannya Formula E.

Riza menyatakan panitia sudah membuat perencanaan dan mengatur segala kemungkinannya. "Jadi kami serahkan saja kepada panitia yang lebih memahami secara teknis. Tugas kami berikan dukungan dan doa," ujarnya.

Sebelumnya, BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kembali mengadakan tender ulang (re-tender) untuk proyek lintasan ajang balap Formula E.

"Bukan gagal tapi re-tender, hari ini sudah proses lagi, secepatnya selesai," kata Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto di Jakarta, Selasa (25/1).

Menurut Widi, tender ulang tersebut dilakukan karena ada proses teknis yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Proses tender ulang sudah dimulai dan memastikan tidak mengganggu jadwal balapan Formula E di Jakarta pada 4 Juni 2022.

"Insya Allah segera, karena proses re-tender menjadi lebih cepat," katanya.

Sementara itu, melalui laman pengadaan barang dan jasa daring Jakpro, eproc.jakarta-propertindo tertulis bahwa jasa rancang bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E, gagal.

Penawaran diunggah Jakpro pada 4 Januari 2022 dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp50,15 miliar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper