Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pro-Kontra Tiket Formula E: Dikritik PDIP, Dibela Gerindra

Rencana penjualan tiket Formula E terus menulai polemik. Fraksi PDIP DPRD DKI menganggap rencana tersebut tidak rasional karena sirkuit sampai saat ini belum selesai pembangunannya.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Februari 2022  |  09:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo dalam konferensi pers Jakarta E-Prix 2020 di Lapangan Monas, Jumat (20/9/2019). - Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo dalam konferensi pers Jakarta E-Prix 2020 di Lapangan Monas, Jumat (20/9/2019). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Tiket untuk ajang Formula E atau Jakarta E-Prix 2022 yang diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara, pada Juni mendatang bakal mulai dijual pada Maret 2022.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro Widi Amanasto. "Maret [tiket Formula E mulai dijual," kata Widi kepada wartawan pada Senin (14/2/2022). 

Penyelenggara, lanjutnya, juga sudah memiliki itungan harga terkait dengan tiket. Namun, Widi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal itu dan mengatakan Jakpro masih menunggu persetujuan dari Formula E Operations (FEO). 

Rencana tersebut mundur karena sebelumnya pihak penyelenggara menargetkan penjualan tiket sudah bisa dilakukan pada bulan Februari 2022.

Tak ayal rencana ini kembali menulai polemik. Fraksi PDIP selaku oposisi di pemerintahan Anies Baswedan, mengkritisi rencana penjualan tiket tersebut.

Kritik dari PDIP

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai penjualan tiket Formula E pada Maret 2022 tidak rasional, meskipun jadwal tersebut diundur dari rencana awal, yakni Februari.

Menurut Gilbert, pengunduran rencana penjualan tiket dari Februari ke Maret 2022 tidak rasional lantaran, salah satu alasanya, belum ada persetujuan dari Formula E Operations (FEO) mengenai sirkuit.

"Rencana penjualan [tiket] ke bulan Maret sesuatu yang tidak rasional. Trek juga belum tentu disetujui oleh FEO sehingga penjualan tiket juga belum waktunya," kata Gilbert via siaran pers.

Sebagai informasi, pembangunan sirkuit untuk ajang balapan Formula E sudah dimulai. Proses tender pembangunan sirkuit rampung pada 1 Februari 2022 dengan pemenang PT Jaya Konstruksi Mandala Pratama Tbk. (JKON).

Dengan sebagian alat-alat konstruksi yang sebagian dikatakan sudah diimpor dari China dan tiba di Indonesia, Jakpro menargetkan waktu pengerjaan pembangunan sirkuit Formula E selesai pada April 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip Formula E Jakarta Formula E
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top