Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Beda Pendapat PDIP dan Gerindra soal Tiket Formula E Dijual Maret 2022

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra M. Taufik dan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak berbeda pendapat terkait rencana penjualan tiket Formula E pada Maret 2022.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Februari 2022  |  01:30 WIB
Beda Pendapat PDIP dan Gerindra soal Tiket Formula E Dijual Maret 2022
Ketua Pelaksana Formula E Jakarta 2022 Ahmad Sahroni (kedua kiri), Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Widi Amanasto (kedua kanan), Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali (kanan), Regulator Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ananda Mikola (kiri) menunjukkan denah sirkuit saat memberikan keterangan pers tentang 2022 Jakarta E-Prix di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (22/12/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Perbedaan pandangan terkait dengan perihal penjualan tiket ajang Formula E atau Jakarta E-Prix 2022 di Jakarta pada Maret mendatang terjadi di tataran legislator Ibu Kota.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra M. Taufik menilai penjualan tiket Formula E pada Maret tidak menjadi soal. Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai penjualan tiket pada Maret tidak rasional karena sirkuit belum rampung.

"Tidak apa-apa [tiket dijual sebelum sirkuit selesai]. Di mana-mana juga begitu. Orang jual apartemen juga begitu. Apartemennya belum ada sudah dijual," kata Taufik kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Taufik menambahkan, dimulainya penjualan tiket pada Maret 2022 tidak menjadi persoalan lantaran penyelenggara sudah memiliki perhitungan terkait dengan konstruksi sirkuit yang dibangun di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Dia juga optimistis pengerjaan sirkuit bakal rampung sesuai dengan tenggat waktu yang ditargetkan oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, yakni April 2022.

"Yakin sekali. Itukan pekerjaan sederhana. Bukan pekerjaan bangunan berisiko tinggi," ujarnya.

Pada saat ditanyai perihal harga tiket, Taufik tidak memberikan penjelasan yang spesifik. Namun, dia menyebut tiket Jakarta E-Prix Jakarta 2022 dijual dengan harga terjangkau oleh kantor masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai penjualan tiket Formula E pada Maret 2022 tidak rasional, meskipun jadwal tersebut diundur dari rencana awal, yakni Februari.

Menurut Gilbert, pengunduran rencana penjualan tiket dari Februari ke Maret 2022 tidak rasional lantaran, salah satu alasanya, belum ada persetujuan dari Formula E Operations (FEO) mengenai sirkuit.

"Rencana penjualan [tiket] ke bulan Maret sesuatu yang tidak rasional. Trek juga belum tentu disetujui oleh FEO sehingga penjualan tiket juga belum waktunya," kata Gilbert via siaran pers.

Sebagai informasi, pembangunan sirkuit untuk ajang balapan Formula E sudah dimulai. Proses tender pembangunan sirkuit rampung pada 1 Februari 2022 dengan pemenang PT Jaya Konstruksi Mandala Pratama Tbk. (JKON).

Dengan sebagian alat-alat konstruksi yang sebagian dikatakan sudah diimpor dari China dan tiba di Indonesia, Jakpro menargetkan waktu pengerjaan pembangunan sirkuit Formula E selesai pada April 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra dprd dki Formula E Jakarta Formula E
Editor : Azizah Nur Alfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top