Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Ditangkap, Alasannya Terprovokasi

Polisi mengamankan tiga tersangka pengeroyokan Ade Armando. Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 April 2022  |  20:07 WIB
Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Ditangkap, Alasannya Terprovokasi
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menangkap tiga orang tersangka pelaku pengeroyokan Ade Armando usai BEM SI menggelar demo di depan Gedung DPR pada 11 April 2022 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyampaikan motif para pelaku karena kesal dan terprovokasi.

Tersangka Komarudin dan Muhammad Bagja, kata Endra Zulpan melakukan pemukulan kepada Ade Armando, karena terprovokasi oleh massa di depan gedung DPR RI.

"Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP,” kata Zulpan.

Adapun Muhammad Bagja nekat memukuli Ade Armando, karena kesal dengan unggahannya di media sosial.

"Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan, kesal dengan apa yang selama ini disuarakan korban dalam media sosial," ujar Zulpan.

Hingga saat ini, polisi masih mengejar tiga tersangka lainnya, mereka adalah Ade Purnama, Abdul Manaf, dan Abdul Latip.

Seperti diketahui, Ade Armando mengalami pengeroyokan saat demo 11 April di depan Gedung DPR RI digelar. Setelah massa mahasiswa BEM SI bubar, pengeroyokan terhadap Ade terjadi. Dia mengalami luka serius dan kini tengah dirawat di rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengeroyokan ade armando

Sumber : Tempo.co

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top