Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Oknum Guru Intoleran Diberhentikan dari Wakil Kepala SMA Negeri 52 Jakarta

Oknum guru SMA Negeri 52 Jakarta yang intoleran diberhentikan dari jabatan wakil kepala sekolah.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 19 Oktober 2022  |  14:50 WIB
Oknum Guru Intoleran Diberhentikan dari Wakil Kepala SMA Negeri 52 Jakarta
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI memanggil Dinas Pendidikan DKI untuk klarifikasi soal kasus intoleransi di gedung DPRD DKI, Rabu (10/8/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan II Jakarta Utara (Jakut) Purwanto mengatakan pihaknya telah menyampaikan surat pemberhentian oknum guru SMA Negeri 52 Jakarta dari jabatan wakil kepala sekolah.

Oknum guru itu diberhentikan dari jabatan wakil kepala sekolah terkait kasus intoleran.

“Saya sudah mengeluarkan SK pemberhentian sementara dari jabatan wakil kepala sekolah untuk memudahkan proses selanjutnya,” kata Purwanto dikonfirmasi, Rabu (18/10/2022).

Untuk langkah selanjutnya, Dinas Pendidikan dan Inspektorat DKI tengah menggodok hal tersebut.

“Nunggu proses finalisasinya seperti apa masih butuh waktu ya,” katanya.

Purwanto menjelaskan ada bukti rekaman bahwa oknum guru mengarahkan siswa supaya memilih calon ketua OSIS yang muslim. Hal tersebut menjadi bukti awal, namun dia menyebut pihaknya tidak dapat bertindak secara gegabah.

“Harus sesuai aturan sedang kita sedang teliti, sedang kita kaji, relevansinya dengan PP 94 pasal mana. Kemudian, dengan UU Dosen dan Guru Nomor 14 tahun 2005 itu nanti pasal yang mana. Nanti dasarya itu minimal ada 2 aturan yang melandasi melakukan tindakan selanjutnya,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

intoleransi guru dki jakarta
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top