Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penanganan Sampah dan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Bersih-bersih Kali Ciliwung

Ada 56 titik penanganan yang ditangani oleh lebih dari 182 petugas kebersihan badan air DKI Jakarta setiap harinya.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 10 November 2022  |  13:38 WIB
Penanganan Sampah dan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Bersih-bersih Kali Ciliwung
Suasana Sungai Ciliwung yang meluap dan merendam pemukiman di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa (6/2). Sungai Ciliwung meluap akibat curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kerja bakti gabungan bersama pasukan Kostrad, Kopassus,Marinir, Brimob, dan masyarakat di Sungai Kali Ciliwung, Kamis (10/11/2022).

“Kami, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Jajaran TNI dan Polri beserta masyarakat bersama-sama di lapangan Makostrad dalam kesatuan untuk satu tujuan yaitu melakukan kerja bakti gabungan di aliran Sungai Ciliwung,” kata Kepala Dinas Lingkungan Asep Kuswanto di Lapangan Makostrad, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2022).

Asep mengatakan Sungai Ciliwung dari tahun ke tahun menghadapi banyak tantangan. Beberapa di antaranya yakni penurunan kapasitas pengaliran akibat penyempitan sungai, sedimentasi, penurunan kualitas air sungai akibat pencemaran limbah rumah tangga, dan peningkatan volume sampah yang terbawa oleh aliran yang berpotensi menyebabkan banjir di Jakarta.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus melakukan berbagai upaya penanganan sampah di sepanjang aliran Sungai Ciliwung yang melintas di DKI Jakarta untuk mengembalikan fungsi ekosistem Sungai Ciliwung yang berkelanjutan,” kata Asep.

Asep menjelaskan bahwa terdapat 56 titik penanganan yang ditangani oleh lebih dari 182 petugas kebersihan badan air setiap harinya. Perinciannya 56 titik tersebut terdapat 11 titik sekatan kubus apung dan 10 unit alat berat yang tersebar di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

“Upaya penanganan sampah yang telah dilakukan kita bersama seperti sosialisasi maupun penegakan hukum dalam meningkatkan kualitas lingkungan perairan dan mempertahankan Sungai Ciliwung sebagai sumber air bersih sedikitnya telah membuahkan hasil,” ungkap Asep.

Asep menjelaskan bahwa hasil rata-rata penanganan sampah harian yang di sepanjang Sungai Ciliwung pada tahun lalu telah terjadi penurunan sekitar 20 persen. Data tersebut didukung dengan data kualitas air yang kita dapatkan di Sungai Ciliwung yang semakin membaik. 

“Ini membuktikan bahwa berbagai usaha yang kita lakukan, sekecil apapun usaha itu dapat berimbas baik bagi ekosistem yang berada di Sungai Ciliwung ini. Kita berharap upaya yang kita lakukan bersama dengan melibatkan berbagai peran pemangku kepentingan ini dapat membuahkan hasil yang maksimal,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta ciliwung sampah
Editor : Novita Sari Simamora

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top