Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prasetyo Edi Batal Jadi SC Formula E Jakarta 2023, Begini Penjelasan Jakpro

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi batal menjadi panitia Formula E Jakarta 2023 karena sejumlah alasan. Begini penjelasan Jakpro.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. JIBI/Bisnis-Aziz Rahardyan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. JIBI/Bisnis-Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro mengatakan, bahwa pemilihan panitia Formula E atau Jakarta E-Prix 2023 disusun setelah berkoordinasi secara intens dengan berbagai pihak. 

VP Corporate Secretary Jakpro Syachrial Syarif, Kamis (2/3/2023), menuturkan hal itu terkait Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi batal menjadi steering committee (SC) Formula E Jakarta 2023.

Menurut dia, persiapan Formual E sangat dinamis, oleh karenanya koordinasi dilakukan secara intens, termasuk usulan dan penetapan nama-nama yang akan duduk dalam kepanitiaan.

Dikatakan, pada prinsipnya Jakpro berkoordinasi dengan seluruh pihak seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), maupun pihak lain. 

“Hal tersebut dilakukan karena Jakpro ingin agar pelaksanaan E-Prix 2023 berjalan lancar, apalagi ini merupakan event internasional yang membawa nama Jakarta bahkan Indonesia,” tegasnya. 

Seperti diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengumumkan batal menjadi SC E-Prix 2023.

Alasan utama Prasetyo tidak masuk dalam jajaran panitia, karena sibuk dan fokus pada pekerjaan sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta. Formula E akan berlangsung pada 3-4 Juni mendatang.

"Memang saya sibuk, pekerjaan di DPRD DKI padat. Sebentar lagi kita sudah harus membahas APBD Perubahan tahun 2023 yang harus tepat waktu," ujarnya.

Prasetyo menambahkan, bahwa dirinya terus menggenjot sinergi dan koordinasi bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk mengakselerasi penuntasan masalah proritas yang dihadapi di Jakarta seperti banjir dan kemacetan.

"Selain itu saat ini kita juga sedang berjuang menjaga ketahanan pangan untuk siap menghadapi ancaman resesi ekonomi, ini perlu kerja-kerja nyata," ungkapnya.

Di lain pihak, Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai PT Jakpro kurang etis menggandeng Prasetyo Edi Marsudi menjadi pantia Formula E.

“Ketika menggandeng Prasetyo yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, artinya ini akan melunturkan fungsi Prasetyo sebagai Ketua Dewan dan fungsi pengawasannya,” jelas Gembong.

Dinsinyalir, digandengnya Prasetyo menjadi salah panitia Formula E untuk memudahkan pelaksanaan balap mobil listrik itu. Meskipun demikian, Gembong menegaskan bahwa DPRD DKI mendukung Formula E 2023 asalkan tidak menggunakan dana APBD.

“Kami tidak akan menolak, bahkan kami akan memberikan dukungan ketika tidak menggunakan APBD. Ketika tidak menggunakan APBD maka kita tidak akan mengkritisi acara tersebut,” jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper