Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KARTU JAKARTA SEHAT: DKI Akan Keluarkan Aturan Tarif RS

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur tentang tarif Indonesia Case Base Groups (INA CBG's).
Mahmudi Restyanto
Mahmudi Restyanto - Bisnis.com 04 Juni 2013  |  12:55 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur tentang tarif Indonesia Case Base Groups (INA CBG's).

Nantinya Pergub tersebut akan menjadi payung hukum untuk menjalankan sistem INA CBG's dengan tarif yang baru dan mengantisipasi terulangnya masalah rumah sakit swasta yang mundur dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan sebelum menentukan tarif yang baru, Pemprov DKI akan membuat pergub tentang pelaksanaan INA CBG’s beserta dengan tarifnya.Sehingga biaya perawatan yang dikeluarkan rumah sakit swasta akan lebih masuk akal.

“Kita mau membuat pergub untuk mengantisipasi terjadinya keluhan dan mundurnya rumah sakit swasta dari program KJS,” kata Dien di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Dalam pergub tersebut nantinya akan dimasukkan aturan baru, yaitu pembayaran tarif perawatan pasien KSJ akan menjadi 100% dari awalnya hanya 75%.

Rencananya setelah Pergub ini dikeluarkan maka pembayaran tarif sebesar 100 persen itu akan diterapkan mulai bulan Juli 2013.

Selama ini, lanjutnya, tarif pembayaran melalui sistem INA CBG’s dirasakan cukup memberatkan rumah sakit, terutama swasta. Dien memberikan contoh, rumah sakit mengeluarkan biaya perawatan pasien sebesar Rp 5 juta. 

Saat dimasukkan dalam INA CBG’s, ternyata yang bisa dibayarkan sebesar Rp 3 juta. Dan dari Rp 3 juta itu hanya diganti 75% saja.

Artinya, rumah sakit swasta mengalami selisih bayar yang cukup besar. Akibatnya banyak rumah sakit yang merasa tidak sanggup menjalankan sistem ini.

“Kedepannya, tarif itu akan 100% dibayarkan, tidak lagi 75%. Jadi selisih bayarnya tidak terlalu besar,” ujarnya.

Pergub itu akan disusun menunggu surat dari Kementerian Kesehatan. Namun Dien menargetkan dalam satu pekan ini, pergub itu sudah rampung dan ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok kjs kartu jakarta sehat ina cbgs
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top