HUT Jakarta Picu Pertumbuhan Ekonomi DKI 2,2%

Bisnis.com, JAKARTA—Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2013 menunjukkan pertumbuhan 2,2% dibandingkan triwulan I/2013 (q to q).
Akhirul Anwar | 02 Agustus 2013 12:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2013 menunjukkan pertumbuhan 2,2% dibandingkan triwulan I/2013 (q to q).

Dari sisi usaha, pertumbuhan tersebut didorong oleh hampir semua sektor ekonomi kecuali sektor pertambangan dan penggalian dengan pertumbuhan terbesar dicapai oleh sektor konstruksi 3,6%.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tersebut disebabkan oleh naiknya konsumsi pemerintah 25,9% dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 6,6%.

Kepala Bidang Neraca Wilayah & Analisis Statistik BPS DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi menegaskan ekonomi Ibu Kota tumbuh secara q to q. Namun secara year on year (yoy) dibanding triwulan II/2013 mengalami pertumbuhan 6,3%.

“Pertumbuhan ini disebabkan adanya indikasi ekonomi domestic seperti libur sekolah, persiapan lebaran, great sale dan Jakarta Fair dalam rangka ulang tahun Jakarta,” ujar Paramita di kantor BPS DKI Jakarta, Jumat  (2/8/2013).

Sementara itu, secara kumulatif PDRB DKI Jakarta selama semester I/2013 tumbuh 6,4% dibandingkan semester I/2013. Meskipun begitu, pertumbuhan semester I tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,6%.

Paramita menjelaskan pelambatan pertumbuhan itu karena kondisi perekonomian nasional tahun sebelumnya lebih bagus. Sementara tahun ini berbagai indikator ekonomi seperti ekspor mengalami penurunan.

Adapun besaran PDRB DKI atas dasar harga pada triwulan II/2013 mencapai Rp304,59 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp118,39 triliun. PDRB tersebut ditopang dari sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan, sektor perdagangan-hotel-restoran, serta industri pengolahan menyumbangkan 64% PDRB.

Sementara itu, Kepala BPS DKI Jakarta Nyoto Widodo menambahkan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) DKI pada triwulan II/2013 110,87 artinya kondisi ekonomi konsumen meningkat dari triwulan sebelumnya.

“Tingkat kepercayaan konsumen meningkat sebesar 2,55 poin dibandingkan  triwulan I/2013 sebesar 108,32,” paparnya.

Nyoto memperkirakan untuk nilai ITK triwulan III/2013 diperkirakan 115,41 yang artinya tingkat optimisme konsumen juga bakal lebih tinggi. (ltc)

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top