Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

H+4 Lebaran, 57 Orang Tewas Akibat Kecelakaan

Bisnis.com, JAKARTA—Jumlah korban meninggal dunia pada Senin (12/8/2013) atau H+4 mencapai 57 orang, bertambah 10 orang dari hari sebelumnya 47 orang.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 13 Agustus 2013  |  15:55 WIB
H+4 Lebaran, 57 Orang Tewas Akibat Kecelakaan

Bisnis.com, JAKARTA—Jumlah korban meninggal dunia pada Senin (12/8/2013) atau H+4 mencapai 57 orang, bertambah 10 orang dari hari sebelumnya 47 orang.

Kabag Penerangan Umum Mabes Polri mengungkapkan jumlah kecelakan lalu lintas (lakalantas) pada H+4 mencapai 279 kasus, meliputi 57 orang meninggal dunia, 108 orang luka berat, dan 356 lainnya luka ringan.

Jumlah ini meningkat dari hari sebelumnya yaitu 242 kasus, terdiri dari 47 orang meninggal dunia, 101 orang luka berat, dan 399 lainnya luka ringan.

Sementara itu, jumlah keseluruhan selama periode 11 hari Operasi Ketupat 2013 atau hingga H+4 mencapai 2.616 kasus. Jumlah ini meliputi 575 orang meninggal dunia, 956 orang luka berat, dan 3.443 lainnya luka ringan.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama, yakni sebanyak 3.600 kasus yang meliputi 635 orang meninggal dunia, 994 orang luka berat, dan 3.444 lainnya luka ringan.

“Ada penurunan sekitar 27,3% pada tahun ini dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu,” paparnya di Mabes Polri, Selasa (13/8/2013).

Kendaraan roda dua masih tetap mendominasi angka lakalantas pada H+4, yakni 357 unit motor, bertambah 44 unit dari hari sebelumnya sebanyak 313 unit motor. 

Agus menambahkan penyebab kecelakaan yang paling mendominasi masih diakibatkan oleh mengantuk atau kelelahan, yang mencapai 39 kasus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan lebaran 2013 korban tewas operasi ketupat
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top