JALAN BERBAYAR: Uji Coba ERP Molor Akibat Kendala Teknis

Q-Free, perusahaan asal Swedia baru melakukan uji coba penerapan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) pada September, mundur dari rencana awal yaitu Agustus 2014.
Duwi Setiya Ariyanti | 02 Juli 2014 12:28 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Q-Free, perusahaan asal Swedia baru melakukan uji coba penerapan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) pada September, mundur dari rencana awal yaitu Agustus 2014.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar mengatakan molornya uji coba ERP ini diakibatkan pengaturan alat yang memerlukan waktu lebih panjang.

"Kemungkinan Q-Free itu (lakukan uji coba pada) September. Akibat setting alatnya, mereka perlu lebih lama," ujarnya di Ruang Pola Balai Kota, Rabu (2/7/2014).

Dari hasil pemaparan pihak Q-Free kepada Dishub, saat ini sudah sampai tahap survei lokasi dan pengecekan tanah sebagai persiapan pembuatan fondasi pemasangan gerbang.

"Q-Free udah survei lokasi segala macam, mungkin sekarang ini dia mau ngecek tanahnya, persiapan bikin fondasi," tuturnya.

Seperti diketahui, Q-Free adalah satu di antara tiga perusahaan yang menangani uji coba penerapan sistem ERP. Perusahaan lainnya, Kapsch, asal Norwegia yang akan melakukan uji coba di bilangan Jalan Sudirman. Sementara, Q-Free di ruas Jalan Rasuna Said tepatnya di dekat Gedung 66 Setiabudi.

Sedangkan Watchdata, asal Singapura menjajaki tahap pemilihan lokasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
erp, jalan berbayar

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top