Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UJI KIR KEDAUNG KALI ANGKE: Setelah Ditutup, Antrean Dialihkan

Setelah ditutupnya Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat tempat uji KIR akan dialihkan ke Pulogadung dan Ujung Menteng.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 24 Juli 2014  |  12:42 WIB
 Uki KIR -
Uki KIR -

Bisnis.com, JAKARTA- Setelah ditutupnya Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat tempat uji KIR akan dialihkan ke Pulogadung dan Ujung Menteng.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar mengatakan Balai PKB Kedaung Kali Angke adalah satu di antara empat tempat uji KIR. Kendaraan yang biasanya antre di sana akan dialihkan ke dua lokasi lain yaitu di Pulogadung dan Ujung Menteng.

"Nanti dipindahkan sebagian di Pulogadung sebagian di Ujung Menteng," ujarnya di Balai Kota, Kamis (24/7/2014).

Mengenai hasil temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dia pun tak menyangka. Meskipun jika harus dibandingkan dengan ketiga lokasi uji KIR lain, Balai PKB Kedaung Kali Angke memang bermasalah dari sisi peralatannya.

"Kalau dari sisi peralatan memang kedaung yang tidak berfungsi baik," tuturnya.

Dengan adanya penutupan itu tempat uji KIR Kali Angke akan dilakukan perbaikan terlebih dulu, agar dapat memberikan hasil uji yang akurat.

"Kedaung Angke nanti akan diperbaiki dulu, sampai ujinya benar-benar akurat," katanya.

Seperti diketahui, dari hasil temuan KPK perputaran uang dari praktik ilegal di tempat uji KIR Kedaung Kali Angke menyentuh angka Rp2,5 miliar perbulan. Setiap kendaraan dikutip Rp100.000 sampai dengan Rp400.000. Padahal biaya normalnya berkisar Rp87.000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok uji kir
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top