Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD Kabupaten Bogor Setujui Moratorium Minimarket

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor mendukung upaya pemberlakuan moratorium minimarket yang selama ini dinilai telah mematikan pasar tradisional di daerah tersebut.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  18:59 WIB
Bisnis.com, BOGOR -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor mendukung upaya pemberlakuan moratorium minimarket yang selama ini dinilai telah mematikan pasar tradisional di daerah tersebut.
 
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bogor Yuyud Wahyudi mengklaim moratorium tidak akan mengganggu iklim investasi di Kabupaten Bogor. Justru, katanya, kehadiran minimarket menyebabkan bisnis retail masyarakat kecil terganggu.
 
"Saya ingin mengutip pernyataan Pak Jusuf Kalla yang sempat menyatakan bahwa pendirian satu unit minimarket berdampak pada kebangkrutan 20 usaha retail mikro di pedesaan," ujarnya, Kamis (22/1).
 
Pemerintah Kabupaten Bogor pada Kamis (22/1) telah melakukan pertemuan dengan kalangan pengusaha minimarket dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di daerah itu untuk membahas terkait penundaan perizinan operasi minimarket tersebut.
 
Pertemuan itu menyimpulkan bahwa moratorium minimarket di Kabupaten Bogor diberlakukan selama tiga bulan hingga dan berakhir pada April tahun ini.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar tradisional supermarket
Editor : Redaksi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top