Curah Hujan Masih Tinggi, Pompa Haram Mati

Tingginya curah hujan yang akan memgguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi hingga Maret membuat mesin pompa di Ibu Kota harus berfungsi.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 12 Februari 2015  |  17:03 WIB
Bisnis.com, JAKARTA--Tingginya curah hujan yang akan memgguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi hingga Maret membuat mesin pompa di Ibu Kota harus berfungsi.
 
Kepala Bidang Informatika dan Pengendali Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengatakan curah hujan lokal masih tergolong tinggi. Termasuk ke wilayah Jabodetabek, curah hujan diperkirakan cukup tinggi di atas tanggal 20 Februari. Oleh karena itu, seluruh pompa yang ada harus beroperasi agar banjir dapat diminimalisir dampaknya.
 
"Pompa diharamkan untuk mati," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis (12/2/2015).
 
Dia menilai Jakarta memiliki banyak cekungan, drainase yang buruk, kurangnya jumlah daerah resapan dan sampah menjadikan DKI menjadi daerah langganan banjir. Dengan demikian, dia menganggap selain pompa belum ada lagi alat yang mampu mengeringkan Ibu Kota di tengah musim penghujan.
 
"Kita belum pernah ketemu solusi terbaik selain pompa," katanya.
 
Seperti diketahui, DKI memiliki 555 mesin pompa. Padahal, idealnya jumlah pompa yang harus ada yakni mencapai 1.000 pompa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pompa air, Jakarta Banjir 2015

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top