Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Ekonomi Terpadu Bekasi Perlu Dukungan Pusat

Hipmi Bekasi Raya menilai pemerintah pusat harus ikut berperan merealisasikan usulan pembangunan kawasan ekonomi terpadu di Kota Bekasi.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 12 Mei 2016  |  20:27 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, BEKASI--Hipmi Bekasi Raya menilai pemerintah pusat harus ikut berperan merealisasikan usulan pembangunan kawasan ekonomi terpadu di Kota Bekasi.


Viktorsinambela S, Ketua Bidang Infrastruktur BPC Hipmi Bekasi Raya mengatakan, dirinya pesimistis jika usulan itu akan direalisasikan dalam waktu satu atau dua tahun. Usulan pembangunan kawasan ekonomi terpadu masih membutuhkan waktu yang panjang karena diperlukan perencanaan yang matang.


"Kalau cuma perencanaan 1 atau 2 tahun ke depan itu pesimistis," katanya, Kamis (12/05/2016).


Selain perencanaan yang matang, dia menilai, proyek daerah sarat akan kepentingan, sehingga kerap terjadi tarik ulur kepentingan. Untuk itu, jika usulan pembangunan kawasan ekonomi terpadu akan dijalankan diperlukan peran pemerintah pusat untuk merealisasikan usulan tersebut.


"Pemerintah pusat perlu mengambil langkah, sehingga tidak terjadi tarik ulur kepentingan."


Tiga wilayah di Kota Bekasi diwacanakan menjadi kawasan ekonomi terpadu, sebagai dinamisator ekonomi baru di Bekasi. Ketiga wilayah itu adalah Kecamatan Bantargebang, Kecamatan Mustika Jaya dan Kecamatan Rawa Lumbu.


Kawasan ekonomi terpadu bagi ketiga wilayah itu dinilai cocok untuk industri kecil menengah, perdagangan dan jasa. Pilihan terhadap ketiga wilayah itu lantaran satu-satunya wilayah di Kota Bekasi yang masih memiliki lahan cukup luas jika dibandingkan wilayah Kota Bekasi lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bekasi kawasan ekonomi khusus
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top