Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Periode Januari-Februari 2017, Puluhan Ribu Titik Jalan Rusak di Jakarta Diperbaiki

Selama periode Januari-Februari 2017, Dinas Bina Marga DKI Jakarta sedikitnya telah memperbaiki 28.800 titik jalan berlubang di lima wilayah kota Ibukota.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Maret 2017  |  18:25 WIB
Periode Januari-Februari 2017, Puluhan Ribu Titik Jalan Rusak di Jakarta Diperbaiki
Perbaikan jalan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Selama periode Januari-Februari 2017, Dinas Bina Marga DKI Jakarta sedikitnya telah memperbaiki 28.800 titik jalan berlubang di lima wilayah kota Ibukota.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan tim satuan tugas (satgas) yang tersebar di wilayah kecamatan, kota dan provinsi.

"Jalan berlubang kita tangani sementara dengan cold mix (aspal dingin, red). Totalnya sudah ada 28.800 titik jalan berlubang yang kita tutup," kata Suko Wibowo, Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Senin (6/3).

Suko menjelaskan, setiap harinya tim satgas ditugaskan menyisir sekaligus memperbaiki ruas jalan yang berlubang. Di kecamatan, satgas terdiri dari dua tim dengan jumlah personel dalam satu tim sebanyak enam orang.

"Di suku dinas dan dinas punya dua tim satgas. Masing-masing tim terdiri dari enam orang," sambungnya.

Menurut Suko, dalam sehari, tim satgas rata-rata menangani lima hingga 20 titik jalan berlubang dengan cold mix. Perbaikan jalan umumnya dilakukan pada malam hari saat arus lalu lintas lengang.

"Tahun ini anggaran pemeliharaan khusus untuk jalan kurang lebih Rp 400 miliar," tuturnya.

Suko menyebutkan, sejumlah ruas jalan berlubang yang diperbaiki di antaranya Jalan Yos Sudarso dan Akses Marunda di Jakarta Utara. Kemudian Jalan Pemuda dan I Gusti Ngurah Rai di Jakarta Timur.

Berikutnya Jalan Pasar Minggu dan Rasuna Said di Jakarta Selatan. Jalan S Parman dan Jembatan Dua di Jakarta Barat. Kemudian Jalan Salemba Raya dan Kramat Raya di Jakarta Pusat.

"Sementara ini kita masih lakukan penanganan sementara untuk jalan berlubang. Jika curah hujan sudah selesai, perbaikan jalan baru kita lakukan secara permanen," ungkap Suko.

Ia menambahkan, hingga saat ini, penyebab kerusakan jalan masih didominasi genangan dan galian kabel utilitas serta beban tonase kendaraan berat.

"Setiap harinya satgas kita bekali alat mulai dari cangkul, blencong, baby roller, jack hammer berikut mobil operasional untuk menutup jalan berlubang," tandasnya.‎

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan rusak jakarta

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top