Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub DKI: Alihkan Air Tanah Ke Air Perpipaan yang Disediakan PAM Jaya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus menyediakan air perpipaan untuk warga Ibu Kota agar bisa menyetop pengambilan air tanah.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 22 Maret 2018  |  17:05 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - ANTARA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus menyediakan air perpipaan untuk warga Ibu Kota agar bisa menyetop pengambilan air tanah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat untuk membahas mengenai kesiapan air perpipaan di Ibu Kota. "Pokoknya kita ingin fokus penyediaan air [pipa] sebagai kebutuhan dasar kepada warga khususnya yang di daerah-daerah padat dan marjinal," kata Sandi, Kamis (22/3/2018).

Dia berharap agar semua kalangan seperti pemerintah, masyarakat, perusahaan untuk segera beralih dari air tanah ke air perpipaan yang disediakan oleh oleh PAM Jaya. Dengan demikian, jumlah permintaan terhadap PAM Jaya akan meningkat signifikan sehingga bermunculan investasi ke perusahaan tersebut dan bisa membantu mempercepat pembangunan air perpipaan di Ibu Kota.

"Kita pastikan untuk memberikan fasilitas air bersih kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, dia menjelaskan Pemprov DKI sedang mengkaji mengenai kenaikan pajak bagi perusahaan atau warga yang masih menggunakan air tanah. Adapun untuk mempercepat perpindahan ini, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan insentif khusus bagi kalangan masyarakat dan perusahaan yang beralih menggunakan air pipa dari PAM Jaya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI menilai pengambilan air tanah dapat menyebabkan penurunan terhadap ketinggian permukaan tanah hingga 30 cm dalam kurun waktu beberapa tahun. Dengan demikian, Pemprov DKI tengah mempersiapkan Peraturan Daerah untuk mengatur mengenai tata kelola air tanah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top