Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Larangan Kegiatan Politik di CFD Masih Berlaku, Sandiaga: Pergubnya Ditandatangani Pak Basuki

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Pemprov DKI tidak akan mengizinkan kegiatan politik di acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 April 2018  |  16:59 WIB
Suasana lengang saat Car Free Day di Jalan Thamrin, Jakpus. - jakarta.go.id/Shinta
Suasana lengang saat Car Free Day di Jalan Thamrin, Jakpus. - jakarta.go.id/Shinta

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Pemprov DKI tidak akan mengizinkan kegiatan politik di acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Menurut Sandi, baik dirinya maupun Gubernur DKI Anies Baswedan tidak pernah mencabut Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016, tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

"Masih dong [Pergub 12/2016 berlaku]. Pergubnya kan sudah ditandatangani Pak Basuki [Basuki Tjahaja Purnama]. Saya aja waktu Pilkada 2017 enggak pernah bikin kegiatan di sana [CFD]," katanya, Senin (30/4/2018).

Seperti diketahui, Pergub tersebut merupakan penyempurnaan dari Peraturan Gubernur Nomor 119 Tahun 2012, mengenai Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Mengutip Pasal 7 ayat (1) disebutkan sepanjang jalur HBKB hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertema lingkungan hidup, olahraga, dan seni dan budaya.

Selanjutnya, di pasal (2) ditegaskan HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut. Pasal inilah yang menjadi larangan adanya atribut atau kegiatan politik di arena CFD.

Sandi pun mengkritik siapa saja yang memanfaatkan kegiatan HBKB untuk kegiatan berbau politik. Dia menyarankan para pendukung kubu politik tertentu sebaiknya mendukung dengan cara mengerjakan kegiatan positif.

"Misalnya bersihin kali lah, itu masih banyak [kali yang kotor]. Mending ikut saya ke Pulau Tidung tanggal 4-5 Mei. Gitu dong kalau mau keren," ucapnya.

Seperti diketahui, beredar video sejumlah orang memakai kaus dan topi bertuliskan #2019GantiPresiden mengintimidasi orang yang memakai kaus #DiaSibukKerja. Kejadian tersebut diduga terjadi saat CFD di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Jika melihat atribut yang dipakai, dua kelompok tersebut diketahui punya haluan politik yang berseberangan. Kelompok #DiaSibukKerja mendukung Presiden Joko Widodo menjabat dua periode, sedangkan kelompok #2019GantiPresiden justru berharap sebaliknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno car free day persekusi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top