Pemprov DKI Ajak Dai & Ulama Internasional Bahas Perdamaian

Gubernur DKI Jakarta berharap pertemuan dai dan ulama tingkat internasional menggaungkan isu persatuan dan perdamaian.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 03 Juli 2018 16:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta berharap pertemuan dai dan ulama tingkat internasional menggaungkan isu persatuan dan perdamaian.

“Membangun persatuan di Indonesia bukan berarti kita menghilangkan masalah tetapi dari waktu ke waktu kita sebagai bangsa selalu bisa menyelesaikan masalah dan menjaga persatuan, serta mungkin dunia Islam bisa belajar banyak dari bagaimana persatuan di Indonesia bisa dibangun,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan resmi pada Selasa (3/7/2018).

Acara yang telah berjalan untuk kelima kalinya tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hotel Grand Cempaka terpilih sebagai tempat berkumpulnya dai dan ulama se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa yang berlangsung pada Selasa (3/7/2018) sampai dengan Jumat (6/7/2018).

Pemprov DKI sebagai tuan rumah pertemuan tersebut memilih Habib ternama asal Pekalongan, Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya sebagai keynote speaker. Hal ini karena Habib tersebut kerap menggaungkan pesan mengenai persatuan dan perdamaian sebuah bangsa dalam ceramah-ceramahnya.

”Kita juga bersyukur hari ini yang akan menjadi pembicara kunci adalah Habib Lufti. Beliau nanti akan memberikan pesan untuk persatuan dan perdamaian yang akan didengar oleh para ulama yang datang dari Afrika, Timur Tengah dan lainnya. Kita berharap pengalaman di Indonesia bisa menjadi pelajaran dan hikmah yang bisa diambil untuk dunia,” ujarnya.

Dia mengucapkan terima kasih atas terpilihnya kembali Jakarta sebagai tuan rumah dan penyelenggara Multaqo tingkat internasional, terlebih Jakarta merupakan replika dari keberagaman Indonesia sebagai sebuah bangsa.

"Saya tadi sampaikan di sambutan bahwa Indonesia negeri yang beragam, namun yang unik bukan beragamnya tetapi persatuannya,” ungkapnya.

Selain itu, dia secara khusus mengapresiasi kedatangan JK untuk datang ke acara tersebut. Seperti diketahui, JK dinilai banyak berjasa terhadap upaya perdamaian di berbagai tempat.

“Pak Wakil Presiden juga seorang yang banyak bekerja membangun perdamaian, banyak persoalan konflik di Indonesia di mana beliau terlibat, termasuk juga konflik di berbagai wilayah di Asia Tenggara. Bahkan bulan lalu sempat dengan pihak Afganistan untuk merancang solusi perdamaian," imbuhnya.

Tag : pemprov dki, ulama
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top