WAGUB DKI: Pertemuan Fit and Proper Test Digelar Besok

Ketua Fraksi Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan kedua perwakilan partai politik dan tim panitia uji kelayakan (fit and proper test) akan bertemu pada Rabu (9/1/2018).
Feni Freycinetia Fitriani | 08 Januari 2019 15:51 WIB
M Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Memasuki tahun baru, Fraksi PKS dan Gerindra mulai memproses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

Ketua Fraksi Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan kedua perwakilan partai politik dan tim panitia uji kelayakan (fit and proper test) akan bertemu pada Rabu (9/1/2018).

"Pertama, kami akan bahas soal tim fit and proper test. Setelah itu, kami bakal merumuskan kriteria [calon wakil gubernur DKI] dan menentukan jadwal tes," katanya, Selasa (8/1/2018).

Dia menuturkan pertemuan akan dihadiri pengurus DPD Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta. Hal itu untuk menindaklajuti surat yang diberikan Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Poernomo kepada Taufik beberapa waktu lalu.

Terkait pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dia menegaskan DPP Gerindra tidak akan ikut campur pada proses pemilihan wagub DKI Jakarta. Menurutnya, secara politik Prabowo telah menyerahkan kursi pendamping Anies Baswedan kepada PKS.

"PKS kan sudah kirim nama calon untuk mengikuti fit and proper test, ya nanti kita sepakati bersama. Kita undang semuanya dan rumuskan. Gitu lho langkahnya. PKS harus lebih aktif dong, calonnya disosialisasikan," imbuhnya.

Seperti diketahui, PKS menambah nama kader yang akan diajukan untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta. Dua nama yang sudah santer untuk diajukan menjadi cawagub, yaitu Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto dan mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Adapun, nama baru yang diajukan yakni ketua DPD PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

Setelah terpilih dua nama, PKS dan Gerindra akan memberi tahu ke Anies untuk diserahkan kepada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi. Dua calon Wagub DKI akan dipilih melalui voting dalam sidang paripurna yang diikuti oleh anggota dewan. Taufik menjelaskan ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelum warga Jakarta memiliki wagub baru.

"Ada yang membuat tata tertib pemilihan. Setelah itu dibamus [Badan Musyawarah] dulu. Kalau sudah keluar jadwal ya tinggal gelar sidang paripurna," ungkapnya

Tag : wagub dki
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top