Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kualitas Udara Malam di Jakarta Membaik

Kualitas udara Jakarta terpantau membaik seperti yang tercatat di laman pemantau AirVisual pada Senin (29/7/2019) malam dibandingkan dengan kondisi pagi dan siang tadi, namun tetap tergolong dalam status tidak sehat atau berada di level merah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  00:00 WIB
Warga beraktivitas dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019).  - Antara
Warga beraktivitas dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kualitas udara Jakarta terpantau membaik seperti yang tercatat di laman pemantau AirVisual pada Senin (29/7/2019)  malam dibandingkan dengan kondisi pagi dan siang tadi, namun tetap tergolong dalam status tidak sehat atau berada di level merah.

Indeks kualitas udara (air quality index/AQI) Jakarta berada di angka 151 dengan konsentrasi partikel polutan PM2.5 sebesar 56,2 mikrogram per meter kubik berdasarkan data dari laman tersebut pada pukul 21.00.

Sebelumnya, pada pukul 06.00, angka AQI rerata wilayah adalah 188, kemudian yang tercatat pada pukul 13.00 turun menjadi 176. Kedua angka tersebut membuat Jakarta berada di peringkat nomor satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Berdasarkan pemetaan kualitas udara Jakarta di wilayah kota, Jakarta Selatan merupakan yang terburuk dengan angka AQI 165. Disusul terburuk kedua wilayah Jakarta Timur dengan AQI 159. Keduanya berada dalam ‘level merah’ atau tidak sehat.

Sementara wilayah Jakarta Barat berstatus tidak sehat untuk kelompok rentan dengan AQI dalam kisaran 108-115.

Sisanya, wilayah Jakarta Pusat terpantau cukup signifikan berada di ‘level kuning’ atau berstatus sedang dengan nilai AQI 86. Data AirVisual tidak menunjukkan data AQI di wilayah Jakarta Utara malam ini.

Rentang angka AQI yang digunakan AirVisual adalah 0-500. Angka yang semakin tinggi menunjukkan bahwa kualitas udara wilayah semakin buruk dan berpotensi menimbulkan gangguan pada kesehatan tubuh, khususnya jantung dan paru-paru.

Dengan kondisi udara yang masih tidak sehat tersebut, masyarakat Jakarta yang berkegiatan di luar ruang pada malam ini dianjurkan tetap mengenakan masker agar mencegah partikel polutan masuk ke tubuh lewat pernapasan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polusi udara polusi jakarta

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top