Anies Tunjuk PricewaterhouseCoopers Indonesia Penasihat Investasi DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia sebagai penasihat investasi Pemprov DKI Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  13:09 WIB
Anies Tunjuk PricewaterhouseCoopers Indonesia Penasihat Investasi DKI Jakarta
Gedung Pricewaterhouse Coopers International Ltd di Stuttgart, Germany. - Bloomberg/Krisztian Bocsi

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia sebagai penasihat investasi Pemprov DKI Jakarta.

Penunjukan tersebut secara resmi dituangkan dalam Keputusan Gubernur No 1380/2019 tentang Penetapan Perseroan Terbatas PricewaterhouseCoopers Indonesia Advisory sebagai Penasihat Investasi Pemerintah Daerah.

Berdasarkan dokumen yang diunggah dari website jdih.jakarta.go.id, PwC Indonesia Advisory merupakan merupakan pemenang paket pekerjaan belanja jasa konsultasi manajemen/ keuangan/ sumber daya manusia untuk kegiatan penyediaan dokumen analisis investasi untuk penyertaan modal daerah pada tahun anggaran 2019.

Adapun dasar hukum penunjukan kantor jasa profesional sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Investasi Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 754).

"Menetapkan Perseroan Terbatas Pricewaterhousecoopers Indonesia Advisory sebagai penasihat investasi pemerintah daerah terhitung sejak 12 Juni 2019 sampai dengan 18 Desember 2019," tulis Anies dalam Kepgub 1380/2019 seperti dikutip Bisnis, Senin (14/10/2019).

Kepgub tersebut juga menyebutkan penasihat Investasi sebagaimana dimaksud pada diktum Kesatu, yaitu bertugas memberikan nasihat dan/atau rekomendasi kepada Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta terkait Investasi Pemerintah Daerah secara periodik.

Meskipun PwC sudah bertugas sejak 12 Juni, Anies baru meneken Kepgub 1380/2019 pada 19 September 2019 silam.

Mengacu pada laman Wikipedia Indonesia, PwC merupakan kantor jasa professional terbesar di dunia saat ini. Kantor ini dibentuk pada tahun 1998 dari penggabungan usaha antara Price Waterhouse dan Coopers & Lybrand.

Penghasilan gabungan PwC di seluruh dunia mencapai US$ 20.3 miliar untuk tahun fiskal 2005, dan mempekerjakan lebih dari 130.000 profesional di 148 negara.

Di Indonesia, PwC berafiliasi dengan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemprov DKI, anies baswedan, SURVEI PWC

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top