Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trotoar Diperlebar, Warga Protes Pohon Tua di Cikini Ditebang

Delapan pohon berusia tua yang berada di trotoar dekat Stasiun Cikini ditebang untuk pelebaran jalur pejalan kaki di kawasan yang termasuk dalam Kegiatan Stategis Daerah (KSD).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 November 2019  |  13:35 WIB
Penebangan pohon angsana di trotoar Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). - Antara
Penebangan pohon angsana di trotoar Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Delapan pohon berusia tua yang berada di trotoar dekat Stasiun Cikini ditebang untuk pelebaran jalur pejalan kaki di kawasan yang termasuk dalam Kegiatan Stategis Daerah (KSD).

Berdasarkan pantauan hingga pukul 11.30 WIB, belasan petugas dari Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat dan Utara masih berusaha mengangkat akar pohon yang sudah ditebang sebelumnya.

"Saya baru hari ini ke sini, sudah dari Oktober sih dipotongnya," kata salah satu petugas PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat Rio Sutrisno disela-sela istirahatnya memangkas sisa pohon yang ditebang, Senin (4/11/2019).

Rio mengatakan penebangan pohon- pohon di sepanjang trotoar Cikini dilakukan agar pejalan kaki dapat dengan nyaman berjalan dengan permukaan tanah yang rata.

Pohon-pohon yang ditebang itu berada di satu deret trotoar yang sama yang bersebelahan dengan Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat.

"Pohon itu jenisnya angsana," kata Sumardi salah seorang petugas keamanan yang bekerja di Gedung Kementerian ESDM yang dekat dengan tempat penebangan pohon itu.

Sumardi juga yang merupakan penduduk Cikini mengatakan keberatan dengan pemotongan pohon yang sering digunakan masyarakat untuk berteduh.

"Ga rela dong, kan ini jadinya bikin panas pejalan kaki, ga ada tempat neduh," kata Sumardi.

Senada dengan Sumardi, pejalan kaki yang sering melewati trotoar Cikini Sigit merasa keberatan karena saat ini pohon yang berfungsi jadi peneduhnya sudah tidak ada lagi.

"Jadi panas banget, jangan ditebang harusnya," kata Sigit.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pohon Trotoar

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top