Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satpol PP Bobol ATM, Anies Serahkan ke OJK dan Polisi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara terkait pembobolan uang di salah satu ATM menggunakan kartu Bank DKI yang dilakukan oleh 12 oknum Satpol PP.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 23 November 2019  |  09:35 WIB
Aktivitas di salah satu cabang Bank DKI - Bisnis.com
Aktivitas di salah satu cabang Bank DKI - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara terkait pembobolan uang di salah satu ATM menggunakan kartu Bank DKI yang dilakukan oleh 12 oknum Satpol PP.

Alih-alih memberi hukuman, Anies justru melempar kasus tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Begini mengenai substansi persoalannya yang menjelaskan adalah pihak bank, OJK, dan polisi. karena ini adalah tindakan pribadi bukan dalam kaitan dia pekerjaan sebagai aparat Pemprov DKI," katanya di Balai Kota DKI, Jumat (22/11/2019).

Dia menuturkan substansi perkara tersebut bukan menjadi kewenangan dirinya sebagai Gubernur DKI.

Menurut Anies penjelasan secara detail harus datang dari OJK dan kepoliskan. Pasalnya, dua institusi tersebut memiliki tanggung jawab masing-masing, yaitu OJK sebagai pengawas bank dan polisi sebagai penegak hukum.

"Jika terkait pribadi-pribadi yang bekerja di [Pemprov DKI] dan memiliki sangkaan melakukan tindakan melawan hukum, maka saya sebagai Gubernur atau atasan membebastugaskan sampai proses ini selesai," imbuhnya.

Seperti diketahui, 12 oknum Satpol PP DKI Jakarta menerima surat panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya lantaran diduga terlibat pencurian atau pembobolan dana milik Bank DKI senilai Rp32 miliar.

Pembobolan dilakukan oknum Satpol PP menggunakan kartu Bank DKI di satu mesin ATM Bersama yang terletak di salah satu wilayah di Ibu Kota. Proses pembobolan diperkirakan telah dilaksanakan sejak Mei 2019, tetapi baru sekarang dilaporkan ke pihak berwajib.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan bank dki
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top