Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2 Anggota DPRD DKI Positif Corona, Tes Usap Massal Segera Digelar

Meski belum diketahui waktu pasti pelaksanaan tes usap massal itu, Prasetio menginginkan pengetesan terhadap 105 anggota DPRD DKI periode 2019-2024 itu dapat berlangsung secepatnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  22:06 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2020). - ANTARA/Rivan Awal Lingga\n\n
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2020). - ANTARA/Rivan Awal Lingga\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi merencanakan untuk menggelar tes usap (swab test) massal kepada seluruh pekerja di gedung DPRD DKI Jakarta apabila akses masuk sudah dibuka kembali.

"Setelah kita buka tanggal 9 Agustus nanti, kita akan swab per fraksi. Mungkin PDIP, PKS, Gerindra, PAN, dan lain-lain. Semuanya (kita swab)," kata Prasetio saat melakukan sidak mengecek kondisi Gedung DPRD DKI usai disterilisasi, Senin (3/8/2020).

Meski belum diketahui waktu pasti pelaksanaan tes usap massal itu, Prasetio menginginkan pengetesan terhadap 105 anggota DPRD DKI periode 2019-2024 itu dapat berlangsung secepatnya.

"Secepatnya. Kita lihat perkembangan karena Covid-19 juga naik (di Jakarta)," kata Prasetio.

Hingga Senin, 3 Agustus 2020, Prasetio mengatakan tersisa satu anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Partai Amanat Nasional yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Saat ini kondisi kesehatan anggota itu berdasarkan komunikasi antara Pimpinan DPRD DKI dan fraksi PAN sudah menunjukkan indikasi membaik.

"Kalau saya melihat dari wakil kami katanya (anggota positif) sudah membaik, mudah-mudahan cepat sembuh dari Covid," kata politikus PDIP itu.

Sebelumnya, Prasetio mengonfirmasi anggota FPKS DPRD DKI Dany Anwar yang meninggal pada hari ini, positif Covid-19

Gedung DPRD DKI kembali ditutup hingga hingga 9 Agustus 2020 untuk kembali disterilisasi setelah sebelumnya ditutup pada 29 Juli 2020 akibat ditemukan salah satu staf yang bekerja di DPRD DKI Jakarta terkonfirmasi  terinfeksi Virus Corona.

"Penutupan karena masih dalam tahap sterilisasi gedung. Supaya aman dari ancaman penularan," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Perpanjangan penutupan Gedung DPRD DKI Jakarta itu tertuang dalam surat edaran untuk para pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta bernomor 533/-1.772.11.

Perpanjangan penutupan gedung DPRD DKI itu berlaku selama enam hari, sejak hari ini hingga Minggu, 9 Agustus 2020.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dprd dki Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top