Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bima Arya: Baru 30 persen Warga Bogor yang Disiplin Cuci Tangan

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan lebih banyak warga Bogor yang mengaku sering memakai masker dibanding mencuci tangan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  11:29 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya keluar dari bilik disinfektan saat menuju ruang pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Bogor di Ruang Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya dengan menggunakan masker dan sarung tangan kembali bertugas dan memimpin jalannya pemerintahan setelah dinyatakan sembuh total dari Covid-19. - Antara
Wali Kota Bogor Bima Arya keluar dari bilik disinfektan saat menuju ruang pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Bogor di Ruang Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya dengan menggunakan masker dan sarung tangan kembali bertugas dan memimpin jalannya pemerintahan setelah dinyatakan sembuh total dari Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Hanya 30 persen masyarakat Kota Bogor yang mengaku sudah rutin mencuci tangan sebagai bagian dari protokol kesehatan Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan bahwa hasil suvei Pemkot Bogor bekerja sama dengan komunitas LaporCovid-19 terkait persepsi masyarakat terhadap pandemi Covid-19 menunjukkan hal yang menarik.

“Hasilnya menarik, ternyata warga itu paling susah jaga jarak, paling mengaku sering adalah pakai masker, di tengah-tengahnya baru cuci tangan," ujarnya dalam acara Kampanye Nasional & Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kamis (15/10/2020).

Oleh Sebab itu, kata Bima, saat ini lebih banyak warga Bogor yang mengaku sering pakai masker dibanding cuci tangan.

Lebih lanjut, dia menyebut hasil survei tersebut adalah sekitar 30 persen warga Bogor mengaku selalu cuci tangan. Kemudian, ada 50 persen warga yang mengaku sering, dan sekitar 8 persen yang mengaku jarang cuci tangan.

Kendati hasil tersebut tidak buruk, tetapi Bima mengaku tidak puas dan berupaya agar warga yang selalu mencuci tangan mencapai angka 80 persen.

“Angka ini menunjukkan betapa pentingnya kita melakukan fungsi edukasi,” imbuhnya.

Dia pun menegaskan bahwa Pemkot Bogor akan terus menggencarkan kampanye 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk mencegah penularan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Pemkot Bogor Bima Arya Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top