Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tangerang Tutup Sejumlah Fasilitas Publik, Ini Penjelasan Wali Kota

Penutupan sejumlah objek diharapkan dapat mencegah masyarakat untuk berkumpul di lokasi - lokasi tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Januari 2021  |  09:53 WIB
Penutupan Fasilitas publik di Kota Tangerang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Kedua kiri Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. - Antara
Penutupan Fasilitas publik di Kota Tangerang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Kedua kiri Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. - Antara

Bisnis.com, TANGERANG - Penyebaran Covid-19 menjadi hal yang mendapat perhatian banyak pihak. Untuk menghindari penyebaran Covid-19, penutupan askes ke titik kumpul masyarakat menjadi salah satu pilihan.

Di Kota Tangerang, pemerintah setempat menutup akses ke sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul masyarakat.

Menurut Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Minggu (3/1/2020) penutupan sejumlah objek diharapkan dapat mencegah masyarakat untuk berkumpul di lokasi - lokasi tersebut.

"Khawatirnya akan dijadikan tempat berkumpul," kata Arief.

Sementara itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang telah mengeluarkan pengumuman mengenai penutupan taman tematik yang mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Nomor 443.1/3903-Disbudpar/2020.

Kepala Bidang Dekorasi Kota dan Pertamanan Kota Tangerang Hendri mengatakan penutupan area taman tematik dilakukan selama PSBB diterapkan.

Pihaknya berharap warga mengikuti aturan untuk kebaikan bersama.

Selama penutupan akses, perawatan terhadap area taman dan binatang yang ada tetap dilaksanakan. "Perawatan tanaman dan binatang tetap rutin," ujarnya.

Sebelumnya, terkait antisipasi penyebaran Covid-19, Kota Tangerang intesif melakukan patroli protokol kesehatan.

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang mengintensifkan patroli pengamanan di area publik dan tempat hiburan guna memastikan protokol kesehatan diterapkan dalam menekan penyebaran Covid-19.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Agus Henra di Tangerang, Senin (28/12/2020) mengatakan sebanyak 250 personel telah disiagakan untuk melakukan penegakan aturan protokol kesehatan jelang akhir tahun 2020 lalu.

Petugas tersebut dibagi dalam tiga shift dan melakukan pengawasan bersama Kepolisian dan TNI. Selain itu ada juga petugas yang bersiaga di pos terpadu yang telah dibangun.

"Kita terus melakukan pengawasan guna memastikan tak ada kerumunan yang melanggar aturan. Sebab saat ini pengawasan ditingkat guna menekan penyebaran Covid-19," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota tangerang

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top