Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Bekasi Mulai Surut, Tapi Intensitas Hujan Masih Tinggi

Banjir yang sebelumnya meluas dari 12 menjadi 14 kecamatan kini tinggal menyisakan delapan kecamatan saja. Meski begitu masih ada beberapa daerah dengan ketinggian banjir mencapai satu meter.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Februari 2021  |  13:50 WIB
Warga Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggunakan rakit sederhana untuk melintasi permukiman mereka. - Antara/Pradita Kurniawan Syah
Warga Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggunakan rakit sederhana untuk melintasi permukiman mereka. - Antara/Pradita Kurniawan Syah

Bisnis.com, CIKARANG - Warga Kabupaten Bekasi diminta tetap mewaspadai kondisi cuaca di wilayah tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan meski banjir di daerah itu mulai surut, intensitas hujan masih tergolong tinggi.

"Warga kami minta untuk tetap mewaspadai kondisi yang ada. Petugas masih terus bersiaga di lokasi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi Muhammad Said di Cikarang, Rabu (10/2/2021).

Berdasarkan data terkini, Rabu (10/2) hingga pukul 13.00 WIB, banjir yang sebelumnya meluas dari 12 menjadi 14 kecamatan kini tinggal menyisakan delapan kecamatan saja. Meski begitu masih ada beberapa daerah dengan ketinggian banjir mencapai satu meter.

Menurut Said beberapa kecamatan dengan ketinggian banjir mencapai satu meter yakni Babelan, Cabangbungin, Pebayuran, dan Muaragembong.

Di Kecamatan Muaragembong bahkan masih terdapat perkampungan yang terisolir lantaran akses jalan tertutup banjir.

Banjir parah lainnya, kata dia, terjadi di Kecamatan Cikarang Timur dengan ketinggian air 70 sentimeter dan Kedungwaringin 60 sentimeter.

Di Kedungwaringin ada puluhan warga yang terpaksa mengungsi di pinggir rel kereta api.

Secara keseluruhan, banjir delapan kecamatan itu terjadi di 94 titik yang tersebar di 19 desa dan kelurahan, serta 10.955 warga terdampak.

Dengan kondisi tersebut, Said menyatakan, status bencana banjir sudah mulai terkendali. Maka dari itu, pihaknya tidak menaikkan level kewaspadaan menjadi tanggap darurat bencana.

"Tanggap darurat diberlakukan apabila banjir melanda lebih dari setengah jumlah kecamatan yang ada, lebih dari setengah jumlah desa dan kelurahan yang ada dan terjadi secara masif. Saat ini masih siaga. Beberapa titik sudah mulai surut," kata Said.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengimbau warga tetap waspada karena Kabupaten Bekasi masih dilanda cuaca ekstrem.

Pemkab Bekasi telah melakukan sejumlah langkah penanggulangan banjir dengan menerjunkan petugas untuk membantu korban, ketersediaan logistik, serta pos kesehatan.

"Saya juga mengingatkan seluruh petugas agar tetap menerapkan protokol kesehatan, semisal di tempat pengungsian untuk mengendalikan penularan Covid-19," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir bekasi pemkab bekasi

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top