Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jakarta Kebanjiran, Pemprov akan Relokasi Warga di Bantaran Kali

Kebijakan itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi data banjir yang tersebar di sejumlah titik DKI Jakarta pada Kamis (18/2/2021).
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  19:54 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat disambangi awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat disambangi awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merelokasi warga yang masih tinggal di bantaran kali. Langkah itu diambil untuk merampungkan program normalisasi serta naturalisasi sungai di Ibu Kota.

Kebijakan itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi data banjir yang tersebar di sejumlah titik DKI Jakarta pada Kamis (18/2/2021).

“Masih banyak warga kita yang senang tinggal di bantaran kali. Ke depan, secara bertahap kita akan pindahkan. Sekarang kita juga terus membangun Rusunawa, Rusunawi dan terus melakukan program normalisasi, naturalisasi sungai,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurut Ariza, penyebab banjir di DKI Jakarta adalah mayoritas lahannya berada pada posisi yang rendah. Pasalnya, dia bercerita, sebagian tanah yang tersebar di wilayah Jakarta diambil untuk meninggikan lahan di kawasan Senayan.

“Jadi dulu Senayan itu tanahnya ditinggikan. Sumber tanahnya dari berbagai daerah termasuk di daerah, Jakarta Selatan. Sekarang daerah tersebut sudah seperti kubangan, kalau hujan ya banjir,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantaubanjir.jakarta.go.id, genangan air imbas hujan lebat pada hari ini mengguyur 13 Rukun Warga (RW) yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Malahan, ketinggian muka air di sejumlah wilayah itu mencapai sekitar 31 hingga 70 sentimeter.

Selain itu, sejumlah layanan transportasi umum juga terdampak akibat genangan air yang tersebar di sejumlah wilayah. Misalkan, layanan KRL dan juga TransJakarta sempat terkendala terkait layanan operasi mereka.

Seperti diberitakan, jalur rel kereta di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, sempat terendam banjir pada pukul 13.20. Sementara itu, PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta mengalihkan lima rute layanan Mikrotrans akibat genangan air yang menghalangi operasional angkutan tersebut di sejumlah wilayah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta dki jakarta Ahmad Riza Patria
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top