Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surat Edaran Bupati Bogor soal Salat Tarawih dan Salat Id

Mengajak semua lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak suasana ibadah puasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 April 2021  |  19:44 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Covid/19 Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. ANTARArn
Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Covid/19 Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. ANTARArn

Bisnis.com, CIBINONG  - Bupati Bogor Ade Yasin menerbitkan surat edaran (SE) berisi 11 aturan yang menjadi panduan masyarakat dalam menjalankan Salat Tarawih hingga Salat Id pada Ramadan dan Idulfitri tahun 1442 Hijriah.

"Pada surat edaran lama yang habis berlaku sampai tanggal 15 April itu tidak mengatur tentang Salat Tarawih dan ibadah Ramadan. Di SE ini kita tetapkan dan kemudian bisa dipedomani oleh masyarakat Kabupaten Bogor," ujarnya di Cibinong, Bogor, Selasa (13/4/2021).

Surat edaran tersebut berdasarkan kesepakatan bersama antara Bupati Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621, dan Ketua MUI Kabupaten Bogor.

SE yang diterbitkan tersebut merujuk pada SE Menteri Agama nomor 4 tahun 2021 dan SE Kepala Satgas Penanganan Covid-19 nomor 13 tahun 2021.

Sebanyak 11 poin dalam SE Bupati Bogor tentang panduan kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan dan Idulfitri tahun 1442 Hijriah di Kabupaten Bogor, yakni mewujudkan iklim yang kondusif demi terselenggaranya kegiatan umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan, khususnya pemeliharaan kerukunan antar- umat beragama.

Mengajak semua lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak suasana ibadah puasa dan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat; mengoptimalkan Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan, tingkat desa/kelurahan dan tingkat RW dalam penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19.

Khusus yang berkaitan dengan kegiatan peribadatan umat Islam selama dan setelah bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021 sejalan dengan protokol kesehatan sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19; berkaitan dengan kegiatan ibadah, kepada pengurus masjid dan musala yang digunakan sebagai tempat ibadah selama bulan Ramadan dan Idulfitri untuk mempedomani serta melaksanakan protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Selanjutnya, khusus RT/RW yang termasuk wilayah zona merah dan oranye agar melaksanakan ibadah di rumah masing-masing; tempat hiburan berupa rumah bernyanyi, spa, panti pijat dan sejenisnva untuk menutup kegiatannya agar udak menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan, restoran/rumah makan/cafe dan sejenisnya untuk makan minum di tempat, dengan jumlah pengunjung dibatasi paling banyak 50 persen dari kapasitas ruang makan.

Untuk waktu sahur dibuka mulai: pukul 02.00 WIB sampat dengan pukul 04.30 WIB dan untuk persiapan berbuka puasa dibuka mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB, untuk pelayanan makanan melalui: pesan antar/dibawa pulang diizinkan sesuai dengan jam operasional; tidak diperbolehkan untuk menyalakan petasan, kembang api dan sahur on the road serta takbir keliling.

Selanjutnya, tidak melakukan mudik/perjalanan ke luar kota dan mulai tanggal 6 Maret 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 dan masyarakat Kabupaten Bogor agar tetap berpikir positif, bahu membahu dan tolong menolong dalam meringankan beban sesama serta senantiasa meningkatkan iman dan takwa dengan tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bupati bogor Ramadan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top