Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alumni ITB: Polder Bisa Atasi Banjir dan Kenaikan Air Laut di Jakarta

Ketua Lembaga Riset Kebencanaan Ikatan Alumni ITB Heri Andreas menjelaskan, bahwa polder bisa mengatasi banjir dan kenaikan air laut di DKI Jakarta.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  21:22 WIB
Suasana banjir di Jakarta - Facebook/Anies Baswedan
Suasana banjir di Jakarta - Facebook/Anies Baswedan

Bisnis.com, JAKARTA - Penerapan sistem polder dinilai bisa menghindarkan masyarakat DKI Jakarta dari kekhawatiran banjir akibat penurunan permukaan tanah dan kenaikan air laut.

Ketua Lembaga Riset Kebencanaan Ikatan Alumni ITB Heri Andreas menjelaskan, bahwa polder merupakan sistem yang menggabungkan tanggul, danau, dan pompa.

"Cara kerjanya,jika permukaan air laut meningkat, maka hal itu akan diatasi oleh dinding tanggul yang cukup ditinggikan untuk melindungi kawasan," kata Heri melalui keterangan resmi, Selasa (19/10/2021).

Apabila permukaan air di dalam kawasan yang meningkat saat air hujan turun, maka akan disalurkan ke dalam danau-danau yang ada di dalam kawasan, dan kemudian dipompa ke laut. Dengan memanfaatkan dua metode ini, sambungnya, jalanan di dalam kawasan tidak perlu ditinggikan.

Adapun, sistem polder sukses diterapkan di Belanda selama kurang lebih 200 tahun. Sebanyak 60 persen daratan Belanda berada di bawah permukaan laut. Bahkan, kota Amsterdam berada 3 meter di bawah permukaan laut.

Sementara di Indonesia, salah satu kawasan yang sudah berhasil menerapkan sistem polder ini adalah Pantai Indah Kapuk 1 (PIK1) dan Pantai Indah Kapuk (PIK2), yang dirancang oleh konsultan bernama PT. Witteveen Bos Indonesia.

“Kawasan PIK2 menggunakan sistem polder, sehingga dijamin memiliki ketahanan terhadap banjir yang tinggi,” ujar Deputy Director PT. Witteveen Bos Indonesia Sawarendro.

Keberadaan danau di dalam kawasan yang menerapkan sistem polder dikatakan sangat penting. Di PIK 2, misalnya, terdapat danau di dalam Kawasan Pasir Putih Residences PIK2 yang memiliki luas sekitar 150 hektare (ha).

Lebih dari 10 persen area tersebut didedikasikan sebagai area penampungan air. Tepatnya, sekitar 16,2 ha area berupa danau yang dikelilingi penampungan air dengan desain eksklusif, yaitu hamparan pasir putih di sepanjang pinggir danau.

Area danau dilengkapi dengan fasilitas penunjang lain yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan rekreasi warga, seperti jogging dan bicycle track sepanjang kurang lebih 2,5 km yang menyambung ke clubhouse, beberapa gazebo, dan beberapa tempat lain.

Dengan demikian, selain menjadi bagian dari sistem pengelolaan air dan pencegahan banjir serta, danau dari sistem polder juga berfungsi sebagai fasilitas dan sarana rekreasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

itb banjir dki jakarta
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top