Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dinkes DKI Terima 49.000 Vaksin Booster Zifivax, Stok Makin Aman

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta kembali menerima ribuan stok vaksin Covid-19 jenis Zifivax dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Senin (21/11/2022). 
Dinkes DKI Terima 49.000 Vaksin Booster Zifivax, Stok Makin Aman. Vaksin Zifivax yang dikembangkan perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical merupakan vaksin berbasis protein sub unit rekombinan./Istimewa
Dinkes DKI Terima 49.000 Vaksin Booster Zifivax, Stok Makin Aman. Vaksin Zifivax yang dikembangkan perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical merupakan vaksin berbasis protein sub unit rekombinan./Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta kembali menerima ribuan stok vaksin Covid-19 jenis Zifivax dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Senin (21/11/2022).
 
"Sebanyak 49.120 dosis vaksin Zifivax diterima oleh Dinkes DKI Jakarta dari Kementerian Kesehatan pada 21 November 2022," tulis Dinkes DKI Jakarta dikutip dari Instagram @dinkesdki, Selasa (22/11/2022). 
 
Adapun, Zifivax merupakan jenis vaksin booster yang dapat diterima oleh masyarakat dengan jenis vaksin primer Sinopharm ataupun Sinovac. Vaksin ini adalah jenis vaksin Covid-19 dengan platform protein subunit rekombinan antigen yang berasal dari spike glikoprotein. 
 
"Vaksin ini akan merangsang pembentukan antibodi terhadap Covid-19. Vaksinnya sangat aman dan berkualitas," terang Dinkes DKI. 
 
Dinkes Jakarta menyampaikan, 49.120 dosis vaksin Zifivax ini akan didistribusikan ke 44 puskesmas kecamatan di Jakarta. Selain itu, layanan vaksinasi booster ini juga akan tersedia di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.  
 
"Untuk lokasi Taman Lapangan Banteng akan tersedia pada Senin-Minggu pukul 09.00 hingga 12.00 WIB sampai dengan 31 Desember 2022," tulis Dinkes DKI. 
Sebelumnya, Dinkes DKI juga telah menerima kiriman 34.125 vial vaksin Covid-19 jenis Pfizer pada Kamis (27/10/2022). Sama halnya dengan stok vaksin Zifivax, stok vaksin Pfizer yang telah terlebih dahulu dikirimkan oleh Kemenkes ini juga telah didistribusikan ke 44 puskesmas di Jakarta dan PT KAI. 
 
Berdasarkan data Kemenkes, DKI Jakarta hingga saat ini masih memiliki sekitar 186.976 dosis vaksin yang diperkirakan akan cukup untuk digunakan hingga 33 hari ke depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper