Covid-19 Jakarta 19 Januari: Kasus Positif 84, Sembuh 84, Meninggal 3

Dinkes DKI Jakarta melaporkan 84 kasus baru positif Covid-19 di Ibu Kota pada Kamis (19/1/2023).
Tang Shunping, 80, menerima perawatan infus di sebuah klinik di sebuah desa di wilayah Lezhi setelah langkah-langkah ketat untuk mengendalikan Covid-19 dicabut secara nasional di Ziyang Provinsi Sichuan, China 29 Desember 2022. REUTERS/Tingshu Pipi
Tang Shunping, 80, menerima perawatan infus di sebuah klinik di sebuah desa di wilayah Lezhi setelah langkah-langkah ketat untuk mengendalikan Covid-19 dicabut secara nasional di Ziyang Provinsi Sichuan, China 29 Desember 2022. REUTERS/Tingshu Pipi

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan 84 kasus baru positif Covid-19 di Ibu Kota pada Kamis (19/1/2023).

Berdasarkan data terbaru, total kasus positif yang terkonfirmasi di DKI Jakarta per hari ini mencapai 1.538.643 sejak pertama kali dilaporkan pada Maret 2020.

Pada hari ini, Dinkes DKI Jakarta  melaporkan 3 kasus meninggal dunia yang disebabkan oleh Covid-19. Adapun total pasien yang meninggal karena Covid-19 mencapai 15.934 hingga hari ini.

Sementara itu, total pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 84 orang. Dengan demikian, angka total pasien Covid-19 di DKI Jakarta yang sembuh mencapai 1.521.791.

Kasus aktif orang yang masih dirawat/isolasi mandiri saat ini mencapai 918 pasien atau turun sekitar 3 kasus per hari ini.

Persentase angka kematian dan kesembuhan akibat Covid-19 di Jakarta mencapai 1,0 persen dan 98,9 persen per hari ini.

Peningkatan kasus positif dan sembuh pada hari ini merupakan hasil pemeriksaan terhadap 3.423 spesimen.

Dinkes DKI juga melaporkan data vaksinasi, ada 1.708 orang yang mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster per hari ini. Total keseluruhan masyarakat yang telah menerima vaksin dosis ketiga ialah sebanyak 5.366.386.

Sementara itu, penerima vaksin dosis kedua pada hari ini bertambah sebanyak 1.030 sehingga totalnya menjadi 10.933.679 orang. 

Kemudian, jumlah orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama hingga hari ini ialah sebanyak 12.693.189 penduduk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper