Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mulai Besok, Pemprov DKI Minta Parpol Rapikan Baliho dan Spanduk

Kesbangpol DKI Taufan Bakri telah mengimbau partai politik untuk melakukan perapihan APK yang dimulai besok, Jumat (19/1/2024).
Pengendara melintasi baliho calon anggota legislatif dan partai politik di Jakarta, Senin (8/1/2024). Memasuki masa kampanye penggunaan baliho atau spanduk sebagai alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi sudut-sudut ibu kota. Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pengendara melintasi baliho calon anggota legislatif dan partai politik di Jakarta, Senin (8/1/2024). Memasuki masa kampanye penggunaan baliho atau spanduk sebagai alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi sudut-sudut ibu kota. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Taufan Bakri buka suara mengenai Alat Peraga Kampanye (APK) yang ‘memakan korban’ di Jakarta. 

Dia mengatakan bahwa semua partai politik (parpol) harus turut menjaga dan memperlihatkan keindahan kota. 

"Tidak ada imbauan, cuma satu bahwa pemilu itu gembira semua kan ya, kalau dibilang eh APK tidak bagus tuh ditaruhnya, yuk kita rapihin sama-sama," katanya, saat ditanyai awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/1/2024). 

Setelah terjadinya kecelakaan tersebut, Taufan mengatakan bahwa semua partai politik akan diberikan imbauan terkait hal tersebut. 

"Semua, semua parpol harus ikut pada keinginan bersama, memperlihatkan keindahan kota, kan gitu," ujarnya. 

Dia mengaku bahwa sebelum terjadinya kecelakaan karena APK tersebut, pihaknya telah melakukan "action", meski pada akhirnya yang tidak diinginkan itu terjadi. 

Lebih lanjut, Taufan mengatakan telah mengimbau partai politik untuk melakukan perapihan APK yang dimulai besok, Jumat (19/1/2024). 

"Lokasinya memang ada nanti kita beri paparan kepada media bahwa nanti ada gerakan bersama supaya nanti di sini senang di sana senang, itu lokasinya dirapihin," ucapnya. 

Dia menjelaskan bahwa perapihan akan dilakukan di seluruh Jakarta. Pihaknya juga mengaku telah melakukan perapihan APK di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Matraman, dan di sepanjang itu. 

"Itu sudah sebelum rapat ini. Ketidakinginan kita saja kali tuh tidak mau diinformasikan jadi seperti tidak ada gerakan," tambahnya. 

Seperti diketahui, baru-baru ini sepasang lansia menjadi korban kecelakaan akibat APK yang berada di pinggir jembatan mampang, Jakarta Selatan. Akibat kecelakaan itu, keduanya harus menjalani perawatan akibat luka.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper