Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KKP Selidiki Insiden Kebakaran Puluhan Kapal di Pelabuhan Pelindo Tegal Barat

KKP menyoroti insiden kebakaran puluhan kapal perikanan di dermaga pelabuhan PT Pelindo Tegal Barat yang terjadi pada Jumat (28/12).
Tangkapan layar kebakaran di Pelabuhan Pelindo Tegal Barat/x.com
Tangkapan layar kebakaran di Pelabuhan Pelindo Tegal Barat/x.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyoroti  insiden kebakaran puluhan kapal perikanan di dermaga pelabuhan PT Pelindo Tegal Barat dan alur Sungai Bacin Mintaragen Tegal Timur, Jawa Tengah, yang terjadi pada Jumat (27/12/2024).

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan, pihaknya telah mengidentifikasi kapal perikanan yang terbakar dan segera menghubungi para pemilik kapal perikanan dan berkoordinasi untuk bisa membantu proses ke depannya.

“Kita langsung kontak, koordinasi lebih lanjut dengan para pemilik kapal.  Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Lotharia Latif dalam keterangannya, Sabtu (28/12/2024).

Adapun, pihaknya turut prihatin atas terjadinya musibah tersebut dan berharap untuk tetap menjaga SOP keamanan dan keselamatan awak dan kapal yang sedang tambat di pelabuhan.

Berdasarkan identifikasi di lapangan, tercatat jumlah kapal perikanan yang terbakar hingga saat ini mencapai 24 unit. 

Kapal tersebut terdiri dari kapal cumi, kapal jaring tarik berkantong, dan kapal cakalang.

Latif menyatakan, pihaknya siap memberikan fasilitasi dan prioritas proses perizinan usaha perikanan tangkap dengan cepat kepada para pelaku usaha perikanan yang kapalnya terdampak kejadian tersebut.

Hal ini, lanjutnya, sesuai tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap untuk mendukung operasional armada kapal perikanan dan memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat agar bisa operasional kembali.

Di sisi lain, Latif menyebut bahwa perbaikan dan pengembangan pelabuhan perikanan di Tegal akan terus dikembangkan. Mengingat penambahan unit kapal perikanan juga terjadi setiap tahunnya.

Dia menuturkan, PP Tegalsari sudah masuk dalam master plan pengembangan sejak 2021. Saat ini, kata dia, pihaknya akan mempercepat dan memprioritaskan serta berkoordinasi dengan kementerian terkait agar PP Tegalsari dapat menjadi pelabuhan yang lebih modern dan layak untuk menampung kapal.

“Ke depan sebaiknya tidak ada lagi kapal ikan yang tambat di tempat lain selain di pelabuhan perikanan,” pungkasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler