Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Minta Jakarta Monorel Lunasi Utang ke Adhi Karya

Bisnis.com, JAKARTA Gubernur DKI Joko Widodo enggan ikut campur dalam penyelesaian kewajiban PT Jakarta Monorail kepada PT Adhi Karya terkait tiang pancang monorel.
Hedwi Prihatmoko
Hedwi Prihatmoko - Bisnis.com 17 Oktober 2013  |  09:42 WIB
Jokowi Minta Jakarta Monorel Lunasi Utang ke Adhi Karya
Gubernur DKI Joko Widodo - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Joko Widodo telah meresmikan dilanjutkannya kembali proyek transportasi massal berbasis rel tunggal (monorel). Namun, pria yang akrab disapa Jokowi ini enggan ikut campur dalam penyelesaian kewajiban PT Jakarta Monorail kepada PT Adhi Karya terkait tiang pancang monorel.

"Pembayaran itu urusannya Jakarta Monorail sama Adhi Karya. Itu urusannya swasta dengan swasta,” katanya saat menghadiri peluncuran logo monorel di Hotel Mulia, Rabu (16/10/2013) malam.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil penilaian (appraisal) terhadap tiang pancang monorel, PT Adhi Karya mengajukan klaim kompensasi sebesar Rp196 miliar kepada PT Jakarta Monorail.

Saat dikonfirmasi, PT Jakarta Monorail enggan memberikan keterangan dan menyerahkan penjelasannya kepada PT Adhi Karya. “Saya harus hati-hati dengan pernyataan ini [soal kewajiban atas tiang monorel] karena PT Adhi Karya [adalah] perusahaan terbuka, jadi mendingan konfirmasi ke Adhi Karya,” kata Direktur Utama PT Jakarta Monorail John Aryananda.

Di sisi lain, PT Jakarta Monorail kemudian menggandeng PT Waskita Karya untuk pembangunan tiang pancangnya. Namun yang pasti, kewajiban PT Jakarta Monorail kepada PT Adhi Karya harus terselesaikan agar proyek monorel bisa berjalan dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

monorel jakarta pt adhi karya tbk
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top