Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sampah Sisa Perayaan Pergantian Tahun di DKI Berkurang

Sampah sisa perayaan pergantian tahun di Ibu Kota berkurang menjadi 85 ton.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 01 Januari 2015  |  11:25 WIB
Sampah Sisa Perayaan Pergantian Tahun di DKI Berkurang
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sampah sisa perayaan pergantian tahun di Ibu Kota berkurang menjadi 85 ton.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas Kusumadewi mengatakan jika pada tahun lalu perayaan pergantian tahun menyisakan sampah bervolume 680 ton, tahun ini hanya 85 ton.

Di kawasan digelarnya Jakarta Night Festival (JNF), terkumpul sampah seberat 35 ton. Sedangkan, sampah yang dihasilkan dari seluruh keramaian tahun baru di 5 (lima) wilayah Kota Administrasi mencapai 50 ton.

“Secara total akumulasi sampah di titik-titik keramaian malam tahun baru 2015 di Jakarta mencapai 85 ton,” ujarnya di Monas, Kamis (1/1/2015).

Adapun, titik-titik keramaian tersebut antara lain di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur; Ancol, Jakarta Utara; Kota Tua, Jakarta Barat; Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan dan titik-titik keramaian masyarakat lainnya. Sebagai gambaran, kata Tyas, penurunan volume sampah di sekitar Jalan MH Thamrin sampai dengan Monas yang menjadi pusat acara menyambut tahun 2015 terkumpul sampah 35 ton. Padahal, tahun sebelumnya mencapai 150 ton.

"Jumlah 35 ton di lokasi JNF Jalan MH Thamrin dan Kawasan Monas," tuturnya.

Berkurangnya volume sampah, menurut Tyas, disebabkan oleh gencarnya imbauan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama kepada masyarakat agar tertib membuang sampah. Selain itu, pihaknya pun menurunkan 25 petugas untuk mengawasi dan mengingatkan masyarakat agar membuang sampah di tempat yang tersedia di kawasan JNF.

“Mereka menegur dan menginggatkan warga untuk membuang sampah pada tempatnya,” kata Tyas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Malam Tahun Baru 2014
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top