Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tunggakan Rusun Rp32 Miliar : Djarot, Tak Mau Bayar Silakan Keluar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelunasan tunggakan sewa rumah susun akan diselesaikan dengan tindakan tegas dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 14 Agustus 2017  |  13:41 WIB
Tunggakan Rusun Rp32 Miliar : Djarot, Tak Mau Bayar Silakan Keluar
Ilustrasi: Rusunawa Daan Mogot, Jakarta. - Antara/Vitalis Yogi Trisna
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelunasan tunggakan sewa rumah susun akan diselesaikan dengan tindakan tegas dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyarankan jika sewa dirasa berat, penghuni rusun diperkenankan untuk pindah.

"Saya sudah perintahkan Pak Agustino, mereka yang menunggak dan dengan sengaja enggak mau bayar, ya sudah, silakan keluar. Kan ada aturannya, makanya harus case by case. Tapi, mereka yang mampu, ya sudah keluar," ujarnya di Balai Kota, Senin (14/8/2017).

Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, setidaknya terdapat 3.008 warga umum dan 6.514 warga relokasi penggusuran yang menunggak sewa rusun dengan total tunggakan mencapai Rp32 miliar.

Warga rusun yang menunggak sewa akan diberikan tiga surat peringatan untuk melunasi, jika selama kurun waktu tiga bulan himbauan tersebut tidak diindahkan, Djarot menegaskan penghuni harus mengosongkan unit rusun.

"Untuk rusun, itu subsidi dari Pemprov  DKI cukup besar. Ini sifat kita, kebijakan kita, itu adalah untuk mendidik, bukan memanjakan,"

Pemprov DKI bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Infaq Sadaqah (BAZIS) dalam pemberian bantuan subsidi sewa rusun yang diperuntukkan bagi warga berkebutuhan seperti lansia dan kaum dhuafa.

"Kalau enggak mampu sama sekali, kita kan punya panti, kita bisa rawat. Prinsipnya bahwa pemerintah, kami, tidak akan menelantarkan warga. Kami akan rawat. Di panti juga gratis," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusunawa
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top