PABRIK KEMBANG API TERBAKAR : Polisi Tangkap Pemilik Pabrik

Polisi telah menangkap Indra Liyono, 40 tahun, pemilik pabrik petasan dan kembang api di Kosambi, PT Panca Buana Cahaya Sukses.
Anggota Inafis Bareskrim Polri melakukan olah TKP kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Jumat (27/10). Kebakaran yang terjadi Kamis (26/10) dan menewaskan 47 orang serta melukai puluhan orang tersebut tersebut masih diselidiki penyebabnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Anggota Inafis Bareskrim Polri melakukan olah TKP kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Jumat (27/10). Kebakaran yang terjadi Kamis (26/10) dan menewaskan 47 orang serta melukai puluhan orang tersebut tersebut masih diselidiki penyebabnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, TANGERANG - Polisi telah menangkap Indra Liyono, 40 tahun, pemilik pabrik petasan dan kembang api di Kosambi, PT Panca Buana Cahaya Sukses.

Indra dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas musibah kebakaran yang merenggut nyawa 47 orang dan melukai 43 orang itu.

"Pemilik sudah kami kirim ke Polda Metro Jaya dua jam lalu," ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan di lokasi kebakaran, Jumat (27/10/2017).

Harry mengatakan Indra menjalani pemeriksaan secara intensif di Polda Metro Jaya.

"Indra Liyono sudah diperiksa," ucap Harry.

Adapun statusnya akan ditentukan Polda Metro Jaya setelah pemeriksaan saksi-saksi lain. Terkait dengan informasi banyaknya pekerja yang terjebak di dalam pabrik saat kebakaran terjadi karena pintu gerbang digembok, Harry menuturkan hal itu tidak benar.

"Berdasarkan keterangan saksi yang berhasil selamat, mereka justru keluar dari pintu utama yang tidak terkunci," katanya.

Menurut Harry, banyaknya korban jiwa dan luka dalam kebakaran pabrik petasan Kosambi ini disebabkan oleh api yang sangat besar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : JIBI
Editor : Nancy Junita
Sumber : Tempo

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper