Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DEMO GOJEK-GRAB : Motor Penuhi Medan Merdeka Barat, Mobil Pribadi Masuk Jalur Busway

Ribuan pengemudi ojek online, Gojek dan Grab, melakukan aksi demonstrasi.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  12:47 WIB
Ribuan pengemudi ojek online, Gojek dan Grab, melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Presiden dan Kementerian Perhubungan. Imbasnya, terjadi kemacetan parah dari Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat, Selasa (27/3). - JIBI/ Feni Freycinetia Fitriani
Ribuan pengemudi ojek online, Gojek dan Grab, melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Presiden dan Kementerian Perhubungan. Imbasnya, terjadi kemacetan parah dari Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat, Selasa (27/3). - JIBI/ Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan pengemudi ojek online, Gojek dan Grab, melakukan aksi demonstrasi.

Demo tersebut dipusatkan di depan Istana Presiden dan Kementerian Perhubungan. Imbasnya, terjadi kemacetan parah dari Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat, Selasa (27/3/2018).

Berdasarkan pantauan Bisnis, ribuan unit sepeda motor milik pendemo diparkir di Badan Jalan Medan Merderka Barat. Akibatnya, kendaraan pribadi, baik roda dua maupun empat, terpaksa dialihkan menggunakan jalur Transjakarta atau Busway koridor I.

Sekitar pukul 12.00 WIB, ratusan pengemudi terus berdatangan. Mereka ternyata tak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek, tetapi Daerah lain di luar Ibu Kota.

Tujuan demo ini tak lain karena para pengemudi Grab dan Gojek ini ingin bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk meminta perlindungan atau payung hukum.

Mereka juga minta agar perusahaan memperlakukan pengemudi sebagai tenaga kerja atau mitra yang setara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taksi online
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top