Lima Hari Tak ‘Ngantor', Anies ke Casablanca dan Istanbul

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan meninggalkan Balai Kota DKI untuk lima hari ke depan.
Feni Freycinetia Fitriani | 17 April 2018 13:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) menghadiri acara perayaan Hari Disabilitas Internasional, di Panti Sosial Bina Grahita, Jakarta, Rabu (6/12). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan meninggalkan Balai Kota DKI untuk lima hari ke depan.

Kepala Dinas Komunikasi Pemprov DKI Dian Ekowati mengatakan Anies dan perwakilan Pemprov DKI akan berkunjung ke Maroko dan Turki pada 17-21 April.

"Tujuan kunjungan Casablanca, Maroko untuk memenuhi undangan Wali Kota Casablanca Abdeelaziz Omari dalam rangka berpartisipasi pada The Third Edition of Smart Cities African Casablanca 2018," katanya dalam siaran pers, Selasa (17/4/2018).

Dia menuturkan Casablanca sebagai Sister City Jakarta yang telah dibangun sejak tahun 1991.

Wali Kota Casablanca menyambut hangat untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk membahas peningkatan hubungan Sister City Jakarta-Casablanca, dengan fokus bidang-bidang kerja sama untuk tahun 2019 antara lain pertukaran tenaga ahli/pegawai bidang teknologi informasi, pemberian pelatihan pemadam kebakaran “Fire and Rescue” kepada Pegawai Pemadam Casablanca, dan promosi seni budaya & pariwisata kedua kota.

Dalam mengembangkan kerja sama pada tingkat provinsi, Anies dan Presiden of Regional Council Casablanca-Settat (setingkat provinsi) akan melakukan pertemuan dan penandatanganan Pernyataan Kehendak (Letter of Intent, LoI) Sister Province antara Jakarta dan Casablanca-Settat.

"Potensi bidang-bidang kerja sama kedua provinsi mencakup kepelabuhanan/kemaritiman, kepariwisataan, usaha kecil menengah, pendidikan/pelatihan, dan kebudayaan serta kepariwisataan," ucapnya.

Setelah melakukan kunjungan resmi di Casablanca, pada tanggal 19 April 2018, Gubernur Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Istanbul yang bertujuan untuk memenuhi Undangan Wali Kota Istanbul, Mr. Mevlut UYSAL dan sebagai bentuk hubungan sister city kedua yang telah dijalin sejak tahun 2007.

Pada 20 April 2018 Anies dan Wali Kota Istanbul akan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas penguatan persahabatan kedua kota dan pengembangan kerja sama kedua kota antara lain pengelolaan air bersih dan limbah, manajemen fasilitas sosial dan promosi kepariwisataan.

Pada hari yang sama, Pemerintah Kota Istanbul mengacarakan pertemuan dan kunjungan lapangan bagi Anies ke ISKI/Istanbul Water & Waste Management, yaitu Lembaga/Dinas/BUMD Istanbul yang menangani pengelolaan air bersih dan limbah.

Pada 21 April 2018 sebagai hari terakhir kunjungan Gubernur Provinsi DKI Jakarta di Istanbul, Pemerintah Kota Istanbul mengacarakan pertemuan dengan Kantor Pengelola Grand Bazaar Istanbul.

"Keinginan Pak Gubernur ke Grand Bazaar sebagai Pusat Penjualan Cinderamata dan Rempah-Rempah (spices) di Istanbul, untuk memperoleh informasi dan pengalaman dalam penataan KUKM dan sebagai kawasan terpadu dengan objek wisata kota Istanbul," kata Dian.

Tag : anies baswedan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top