Asian Games 2018: Pemprov DKI Berencana Tambah Sekolah yang Diliburkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah beberapa sekolah yang diliburkan ketika Asian Games berlangsung.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 29 Juli 2018 17:15 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah beberapa sekolah yang diliburkan ketika Asian Games berlangsung.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah memberikan pernyataan resmi terkait daftar 34 sekolah yang diliburkan saat Asian Games.

Dari 34 sekolah, tersebut, terdapat 9 sekolah yang berada di sekitar venue Asian Games. Sedangkan, 25 sekolah terdampak karena berada di jalur utama perjalanan atlet dari penginapan menuju tempat pertandingan.

“Selama Asian Games berlangsung, sekolah menyelenggarakan kegiatan bernuansa Asian Games. Untuk penugasan dan penggantian hari efektif belajar pada sekolah-sekolah terdampak, diatur dan dikoordinasikan oleh masing-masing kepala sekolah,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto dalam keterangan resmi.

Berikut daftar sekolah yang libur pada saat Asian Games:

Berada di kawasan Wisma Atlet atau berdampak pada akses masuk pintu tol

1. SD Universal, Kemayoran
2. SMP Universal, Kemayoran
3. SMA Universal, Kemayoran
4. SD Ghandi Memorial, Kemayoran
5. SMP Ghandi Memorial, Kemayoran
6. SMA Ghandi Memorial, Kemayoran
7. SD Jubilee, Sunter
8. SMP Jubilee, Sunter
9. SMA Jubilee, Sunter

Berada di jalur pintu keluar tol atau alteri menuju venue

1. SMA Negeri 24, Tanah Abang
2. SD Global Sevila, Pulomas
3. SMP Global Sevila, Pulomas
4. SD Tugasku, Pulomas
5. SMP Tugasku, Pulomas
6. SMP Negeri 99, Pulo Gadung
7. SMA Negeri 21, Pulo Gadung
8. SD Lab School, Rawamangun
9. SMP Lab School, Rawamangun
10. SMA Lab School, Rawamangun
11. SDN Rawamangun 09, 11, Rawamangun
12. SD Al-Azhar, Rawamangun
13. SD Muhammadiyah 24, Balai Pustaka
14. SD Tarakanita 5, Rawamangun
15. SMP Trisula Perwari, Balai Pustaka
16. SMP Diponegoro, Sunan Giri
17. SMA Diponegoro, Sunan Giri
18. SMK Diponegoro, Sunan Giri
19. SMA Negeri 30, Cempaka Putih
20. SMK Negeri 26, Balai Pustaka
21. SD Al-Azhar, Ciracas
22. SMP Al-Azhar, Ciracas
23. SMP Negeri 233, Ciracas
24. SMK Al Wahyu, Ciracas
25. SMK Negeri 52, Ciracas

Dinas Pendidikan DKI memutuskan proses kegiatan belajar dilakukan di rumah dan lingkungan selama 9 hari terhitung sejak 20 Agustus--31 Agustus 2018. 

Sedangkan pada 22 Agustus adalah hari libur nasional.

Selain itu, Dinas Pendidikan DKI mengimbau kepada sekolah yang masuk ketika Asian Games berlangsung agar kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 06.30 WIB dan selesai selambat-lambatnya pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa jumlah sekolah yang libur ketika Asian Games akan bertambah.

Hal ini menyusul terpilihnya Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Jakarta Selatan menjadi venue pertandingan voli.

"Di sekitar [GOR Bulungan] ada SMA 70, 6, SD PSKD, dan TK," kata Sandi, Sabtu (28/7/2018).

Sebelumnya, Sandi memperkirakan total ada sekitar 100 sekolah yang kemungkinan diliburkan ketika Asian Games berlangsung. Kendati demikian, keputusan final jumlah tambahan sekolah yang terkena libur ini akan diumumkan hingga dua pekan ke depan.

Pada kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membenarkan adanya rencana penambahan jumlah sekolah yang diliburkan. Hal ini karena GOR yang sebelumnya disiapkan menjadi tempat latihan terpilih menjadi venue pertandingan. Namun, dia menambahkan jumlah sekolah yang libur tersebut tidak akan mencapai 100 sekolah.

"Kemungkinan akan ada penambahan sekolah yang diliburkan, akan tetapi tidak sampai 100 seperti yang diberitakan. Mungkin tiga atau empat," kata Anies, Minggu (29/7/2018).

Tag : sekolah, pemprov dki, Asian Games 2018
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top